Sabtu, 21 Mei 2022
20 Syawal 1443

Teten Minta e-Commerce Lindungi Pelaku UMKM di Bisnis Digital

Teten Minta e-Commerce Lindungi Pelaku UMKM di Bisnis Digital
Teten Masduki

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta kepada perusahaan bisnis e-commerce memberikan perlindungan terhadap sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebab di tengah pasar bebas ini pelaku UMKM bisa kalah bersaing dengan pengusaha besar.

“Konglomerasi hingga penguasaan usaha besar atas sektor bisnis e-commerce di Indonesia harus dicegah dan diminimalisasi untuk memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM tumbuh dalam bisnis berbasis digital tersebut,” ungkap dia dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (14/5/2022).

Dia mengatakan, saat ini penguasaan usaha besar di dalam bisnis e-commerce masih terbuka lebar. Jika hal itu terjadi, lanjutnya, maka UMKM yang ada dalam bisnis digital pasti akan kalah bersaing.

Baca juga
Dukung Fasilitas Esports dan UMKM, Garena-Shopee Gaet Gibran Resmikan Pusat Inovasi di Solo

“Usaha besar cukup hanya menyediakan aplikasi kemudian menjual produknya sendiri. Akan terjadi konflik sosial apabila semua sektor ekonomi dikuasai pemodal besar,” kata Teten.

Selama dua tahun terakhir, bisnis online telah mengalami lompatan besar karena tradisi dan cara berbelanja masyarakat mulai berubah dari konvensional ke belanja online baik di perkotaan dan perdesaan.

Hal ini kemudian mendorong peningkatan tajam pelaku usaha yang masuk ke bisnis digital dengan total 18,5 juta UMKM atau bertambah 131 persen semenjak sebelum pandemi COVID-19.

“Angka itu ditargetkan bisa menembus hingga 30 juta UMKM onboarding digital pada 2024,” ucapnya.

Baca juga
Viral Pelaku UMKM Terancam Denda Rp4 Miliar, BPOM Buka Suara

Adanya peningkatan UMKM yang masuk ke dalam bisnis online dinilai perlu dijaga agar sektor itu tak kalah tarung sebelum bertanding karena harus bersaing dengan pelaku usaha besar di pasar bebas.

Salah satu negara yang dianggap sudah menerapkan proteksi terhadap sektor UMKM saat memasuki bisnis digital ialah India. Menkop memandang India telah menciptakan iklim usaha yang kondusif dan adil terhadap bisnis rakyat negara tersebut.

“Kita bisa belajar salah satunya kepada India sebagai salah satu negara yang telah memproteksi bisnis digitalnya dari persaingan yang tidak seimbang antara usaha besar dengan UMKM,” ujar Teten.

Tinggalkan Komentar