Rabu, 17 Agustus 2022
19 Muharram 1444

Teten Sarankan Gedung Tua yang Terpakai Bisa jadi Rumah UMKM

Senin, 04 Jul 2022 - 11:27 WIB
Teten Sarankan Gedung Tua yang Terpakai Bisa jadi Rumah UMKM
Gedung Tua Fabriek Blok/ist

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyarankan gedung-gedung tua yang tak terpakai dapat dimanfaatkan menjadi rumah usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM melalui kolaborasi dengan M Bloc, Jakarta.

Salah satunya ialah Fabriek Bloc, sebuah ruang kreatif masyarakat dan tempat anak-anak muda berkumpul di bekas pabrik yang terbengkalai di Kota Padang, Sumatera Barat, sebagai bagian dari bisnis M Bloc Group, PT Radar Ruang Riang.

“Untuk teman-teman di berbagai daerah, kalau punya tempat yang menarik seperti gudang yang tidak terpakai maupun gedung-gedung tua, jangan dibongkar, tapi berkolaborasi dengan M Bloc disulap menjadi Rumah UMKM,” ujar dia saat di Sumbar, Padang, lewat keterangan resmi di Jakarta, Minggu (3/7/2022).

Baca juga
Kopi Robusta Lombok Berpotensi Laris Manis Saat MotoGP 2022

Menurut dia, M Bloc Group cukup berhasil membangun satu ekosistem untuk UMKM, bahkan mampu meningkatkan produk UMKM menjadi lebih berkelas sehingga menjadi kian bergengsi.

Lebih lanjut, Fabriek Bloc yang dibangun menjadi ruang terbuka juga menjadi tempat interaksi berbagai kalangan yang dapat memunculkan ide-ide kreatif dan inovatif.

“Apa yang dilakukan Fabriek Bloc bisa memperbaiki supply chain produk UMKM,” ungkap Teten.

Teten menegaskan, pemerintah sangat menyambut ide-ide kreatif semacam Fabriek Bloc. Pihaknya bakal berkolaborasi untuk melakukan pemberdayaan produk UMKM di pelbagai daerah yang memiliki jaringan dengan M Bloc Group agar produk dari sektor tersebut bisa didistribusikan dengan baik.

Baca juga
Harga Minyak Makan Merah Lebih Murah tapi Kaya Vitamin

“Distribusi sampai ke daerah-daerah lain seperti di luar Sumatra atau Jawa. Bagaimana agar betul-betul bisa membangun suatu sistem subjek yang dibutuhkan UMKM logistik yang terus diselaraskan,” kata Menteri Teten.

Dalam kesempatan itu, pengelola Fabriek Block Jozarki Terunajaya menyatakan kawasan sebesar 13 ribu meter persegi yang dikelolanya menempati kawasan bekas pabrik seng milik perusahaan Polyguna Nusantara, kemudian diurus kembali oleh jaringan grup M Bloc.

Fabriek Bloc menjadi lokasi jaringan M Bloc Group pertama yang ada di Sumatra dan keempat di Indonesia setelah M Bloc Space dan Pos Bloc di Jakarta, dan JNM Bloc di Yogyakarta, Jawa Tengah.

Baca juga
Cari Alternatif Migor, Jokowi akan Kembangkan Minyak Makan Merah

“Tak hanya menjadi kekuatan ekonomi kreatif, keberadaan Fabriek Bloc ini juga diharapkan menjadi sirkuit ekonomi bagi UMKM yang kesulitan memasarkan produknya,” ucap Jozarki.

Tinggalkan Komentar