Senin, 08 Agustus 2022
10 Muharram 1444

Tianjin China Gelar Tes Massal untuk Cegah Omicron

Rabu, 12 Jan 2022 - 13:18 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
Tianjin di China Gelar Tes Massal untuk Cegah Omicron

Kota Tianjin di China gelar tes COVID-19 secara massal bagi 14 juta penduduknya pada Rabu untuk mencegah penyebaran Omicron.

Kota yang berjarak 100 km dari Beijing itu melaporkan 33 kasus lokal dengan gejala terkonfirmasi pada Selasa (11/1). Angka ini naik dari 10 kasus pada hari sebelumnya, menurut data nasional. Sehingga Tianjin di China gelar tes massal untuk mencegah penyebarannya.

Pemerintah kota memberikan libur setengah hari bagi para pekerja pada Rabu. Mereka juga harus menjalani tes massal putaran kedua, kata pemkot lewat pernyataan.

Produsen mobil Jepang Toyota mengatakan kegiatan di pabriknya di Tianjin telah berhenti sementara sejak Senin (10/1) karena para pemasoknya harus mengikuti peraturan soal tes massal.

Baca juga
Apex Legends Mobile Berbaur dengan Wayang Kulit dalam Jagad Sandya Legenda

Di Provinsi Henan, Kota Anyang yang sudah menemukan kasus Omicron melaporkan 65 kasus lokal dengan gejala pada Selasa. Angka tersebut melonjak dari hanya dua kasus pada hari sebelumnya.

Wakil perdana menteri Sun Chunlan saat mengunjungi Henan mengatakan Omicron membawa tantangan bagi upaya pengendalian virus corona di kota tersebut.

Para pejabat harus “terus meningkatkan efisiensi pengujian dan penyelidikan epidemiologis dan mengadopsi langkah-langkah pengendalian ketat di tingkat komunitas,” kata dia seperti mengutip kantor berita resmi Xinhua, Selasa malam.

Tianjin Gelar Tes Meski Jumlah Kasus Masih Kecil

Jumlah kasus di Tianjin dan Anyang terbilang kecil daripada wabah di banyak negara lain. Tetapi total kasus Omicron di kedua kota itu belum terdeteksi.

Baca juga
Menko Airlangga Sebut NU Punya Peran Penting dan Strategis bagi Perjalanan Bangsa

Tianjin menerapkan kebijakan yang membuat warganya lebih sulit untuk meninggalkan kota. Sedangkan Anyang memerintahkan penduduk untuk tetap berada di dalam ruangan selama tes massal, kecuali untuk melakukan tugas penting atau menjalani tes.

China secara efektif masih menjalankan kebijakan “nol-COVID”. Negara itu sedang berupaya keras untuk mencegah penyebaran varian Omicron yang sangat menular, menjelang liburan Tahun Baru Imlek akhir bulan ini dan perhelatan Olimpiade Musim Dingin di Beijing mulai 4 Februari.

China daratan pada Selasa melaporkan 166 kasus lokal dengan gejala, naik dari 110 kasus yang tercatat sehari sebelumnya.

Tidak ada kematian baru yang dilaporkan pada hari itu, sehingga total kematian terkait COVID-19 masih 4.636 jiwa selama pandemi.

Baca juga
Omicron Naik Tajam, Kebijakan Rem Darurat Belum Perlu Ditarik

Hingga 11 Januari, China daratan memiliki 104.189 kasus bergejala terkonfirmasi, termasuk kasus penularan lokal dan kasus dari luar negeri.

Tinggalkan Komentar