Rabu, 30 November 2022
06 Jumadil Awwal 1444

Tiba di Kantor DPP Demokrat, Anies Langsung Digandeng AHY

Jumat, 07 Okt 2022 - 10:38 WIB
Img 20221007 Wa0016 - inilah.com
Anies Baswedan disambut meriah oleh kader Demokrat setibanya di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Jumat (7/10/2022). Langsung digandeng AHY. (Foto: Inilah.com/Diana Rizky)

Gubernur DKI Anies Baswedan tiba di kantor DPP Partai Demokrat pukul 09.35 WIB dan langsung digandeng oleh Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Anies tiba disambut ratusan kader Partai Demokrat yang menyambutnya seperti deklarasi calon presiden (capres).

Anies hadir mengenakan baju berwarna biru dengan rompi senada yang bertuliskan Jakarta Jaklingko. Warna pakaian yang dikenakan senada dengan warna baju partai yang dikenakan AHY bersama kader partai berlogo Mercy lainnya yang menyambut sosok yang telah dideklarasikan sebagai capres pada Pilpres 2024 oleh Partai NasDem.

Anies dan AHY yang terlihat ekspresif dengan gestur bersahabat hanya melemparkan senyum kepada wartawan yang menunggu pertemuan Anies-AHY itu, tanpa menyampaikan keterangan hingga masuk lobi kantor DPP Demokrat. Kedatangan Anies diwarnai dengan yel-yel “Anies-AHY pemimpin perubahan”yang dinyanyikan kader Demokrat seraya mengerubungi keduanya untuk berswa foto.

Baca juga
PPATK Sebut Ada ASN Transfer dan Belikan Rumah Pacarnya, Apakah Siwi Widi?

Selain itu, terdengar pula yel-yel menyambut Anies, “Selamat datang Anies Baswedan” dan “Ayo Anies-AHY ku yakin kita pasti menang”. Sementara di dalam kantor DPP Partai Demokrat sudah disiapkan ruangan dengan latar belakang panggung foto Anies-AHY. Ketika ditanyakan apakah kedatangan Anies ke Kantor DPP Partai Demokrat menjadi sinyal kuat Demokrat segera merapat ke NasDem untuk berkoalisi, Koordinator Juru Bicara (Jubir) Partai Demokrat Herzaky Mahendra hanya menjawab diplomatis.

Menurutnya, Anies-AHY bakal membicarakan isu-isu kebangsaan dan terkait masa depan bangsa. “Anies dan AHY merupakan dua sahabat yang sudah berulang kali melakukan pertemuan, membahas isu-isu kemasyarakatan dan kebangsaan terkini,” kata Herzaky.

Tinggalkan Komentar