Minggu, 04 Desember 2022
10 Jumadil Awwal 1444

Tidak Lengkap, Kejagung Kembalikan Berkas Putri Candrawathi

Senin, 05 Sep 2022 - 13:31 WIB
Penulis : Wiguna Taher
Putri Candrawathi - inilah.com
Putri Candrawathi, tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J. (Foto : inilah.com/ Ist)
Kejaksaan Agung segera mengembalikan berkas perkara Putri Candrawathi, tersangka pembunuhan Brigadir J kepada penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri karena belum lengkap. Sebelumnya, Kejaksaan Agung juga sudah mengembalikan berkas perkara Ferdy Sambo untuk kasus yang sama.
Tim jaksa peneliti bidang pidana umum menerima pelimpahan berkas perkara tahap satu tersangka Putri Candrawathi pada Senin (29/08/2022).  Kemudian berkas diteliti. Berdasarkan hasil penelitian oleh jaksa peneliti, pada Kamis (01/09) berkas dinyatakan belum lengkap (P-18) berdasarkan surat nomor: B-3423/E.2/Eoh.1/09/2022 tanggal 01 September 2022.
Selanjutnya berkas akan dikembalikan kepada penyidik dalam tujuh hari,  setelah surat perihal pengembalian berkas perkara untuk dilengkapi (P-19) diterbitkan oleh jaksa peneliti yang disertai dengan petunjuk jaksa.
“Rencananya pekan ini P-19 (dikembalikan). Paling lambat Kamis depan (dikembalikan/P-19),” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana seperti dikutip Antara, Senin (05/09/2022).
Kejaksaan Agung juga mengembalikan kepada Penyidik Dittipidum Bareskrim Polri berkas empat tersangka pembunuhan Brigadir J, yakni berkas Irjen Pol. Ferdy Sambo, Bharada Ricard Eliezer, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf.  Berkas dikembalikan atau P-19 pada Kamis (01/09) karena belum lengkap secara formil maupun materiil.
Sementara Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan saat ini penyidik tim khusus Bareskrim Polri tengah fokus menyempurnakan berkas perkara kelima tersangka untuk segera bisa dilimpahkan kembali ke jaksa penuntut umum (JPU).
“Terkait masalah timsus dan timsidik, fokus penyelesaian dan penyempurnakan lima berkas perkara untuk memenuhi apa yang menjadi petunjuk JPU,” kata Dedi, Jumat (02/09/2022).
Dia berterima kasih kepada media yang mengawal proses penyidikan yang dilakukan timsus sehingga sesuai perintah Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. “Sesuai perintah Bapak Kapolri kasus ini harus dibuka secara terang benderang apa adanya dan tetap proses pembuktian secara ilmiah, kecermatan, kehati-hatian ketelitian harus menjadi standar kerja timsus,” ujar Dedi.

 

Tinggalkan Komentar