Tiga Penyebab Kematian Ibu dan Bayi Tinggi Saat Pandemi

Tiga Penyebab Kematian Ibu dan Bayi Tinggi Saat Pandemi  - inilah.com
istimewa

Kematian ibu dan bayi di Indonesia masih menjadi perhatian khusus. Hal ini terjadi karena adanya beberapa faktor.

Agar tidak terjadi peningkatan kematian, hal ini perlu ditangani dengan serius.

Lantas apa penyebab kematian pada ibu dan bayi?

Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D, Sp. THT-KL (K), MARS, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes menjelaskan, ada tiga penyebab utama tingkat kematian ibu dan bayi tinggi di Indonesia,

Pertama adalah terjadinya perdarahan. Kedua adalah tidak sedikit yang meninggal karena hipertensi atau preeklampsia. Hal ini menyebabkan alami kejang-kejang pada saat hamil.

Penyebab ketiga adalah calon ibu kerap memiliki penyakit penyerta.

Baca juga  Indonesia Alami Kenaikan Kematian Akibat Penyakit Jantung di Masa Pandemi

“Misalnya penyakit jantung, diabetes, sehingga saat melahirkan ditemukan anaknya sangat besar dan sulit untuk dilahirkan,” tambah Prof. Kadir.

Masih menurut Prof. Kadir, terdapat 76 persen kasus kematian ibu terjadi saat persalinan. Hal ini terjadi karena adanya kesulitan yang kerap dialami para ibu saat dan usai persalinan.

Tinggalkan Komentar