Rabu, 17 Agustus 2022
19 Muharram 1444

Tiga Saham Cuan di Tengah Tren Inflasi yang Mengarah pada Resesi Global

Senin, 27 Jun 2022 - 13:25 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Tiga Saham Cuan di Tengah Tren Inflasi yang Mengarah Resesi Global - inilah.com
Foto: Inilah.com/Didik Setiawan

Hingga penutupan Senin (27/6/2022) sore nanti, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang terkurung di zona merah. Pelaku pasar masih mencermati tren inflasi yang mengarah pada resesi global. Namun, ada tiga saham yang potensial cuan. Apa saja?

Pada akhir perdagangan sesi pertama hari ini, IHSG berakhir melemah 0,83% ke level 6.984,28. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS siang ini berakhir menguat ke level 14.798 ketimbang hari sebelumnya di level 14.845.

Sementara yield Surat Utang Negara (tenor 10 tahun) berakhir naik ke level 7.409% dari 7.379% pada hari sebelumnya.

Arah IHSG Selanjutnya

Hendry Andrean, analis riset OCBC Sekuritas mengatakan, IHSG pada perdagangan sesi pertama hari ini kembali berakhir melemah.

“Indeks kembali bergerak di bawah level psikologis 7.000. Meskipun, indeks sempat dibuka positif sesaat mengikuti tren positif pergerakan bursa regional Asia lainnya serta pergerakan positif indeks futures AS,” katanya dalam ulasan di Jakarta, Senin (27/6/2022) siang.

Baca juga
136 Anggota Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Namun, kata dia, banyak kalangan yang memperkirakan tren penguatan yang terjadi baik pada regional maupun AS berpotensi hanya bersifat sementara. “Sebab, investor tampaknya masih mencermati kondisi tren inflasi global yang masih cenderung tinggi dan berpotensi menimbulkan resesi ekonomi global,” ujarnya.

Sentimen negatif lainnya, kata dia, juga datang dari dampak negatif dari perang Russia versusUkraina yang masih terus berjalan dan berdampak terhadap potensi kenaikan harga energi.

“Sementara itu, kami juga melihat gagalnya IHSG menembus level resistance kritikal 7.079 berpotensi akan membuat IHSG akan kembali bergerak cenderung bearish ke depannya,” ungkap Hendry.

Mengacu pada kondisi yang ada, Hendry memperkirakan, IHSG masih akan melanjutkan tren pelemahannya pada perdagangan sesi kedua. “Potensi level support kami perkirakan akan berada di level 6.935,” ungkap dia.

Baca juga
Inilah Saham-saham Pilihan Rabu, 8 Juni 2022

Tiga Saham Pilihan di Sesi Kedua

Di atas semua itu, dia menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai bahan pertimbangan para pemodal dalam transaksi saham sesi kedua hari ini. Saham-saham tersebut adalah:

  1. PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR)

“Saham SMDR kami perkirakan berpeluang untuk bergerak dalam tren menguat terutama jika saham ini mampu terus bergerak di atas level support kritikal 2.970,” ujarnya.

Secara teknikal, support berada di 2.970 dan resistance di 3.950. Rekomendasi speculative buy untuk SMDR di level 3.160-3.220.

  1. PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)

“ASSA kami perkirakan berpeluang untuk bergerak dalam tren menguat terutama jika saham ini mampu terus bergerak di atas level support kritikal 2.280,” tuturnya.

Support berada di 1.800 dan resistance di 2.280. Rekomendasi speculative buy untuk ASSA di level 1.865-1.905.

  1. PT Temas Tbk (TMAS)
Baca juga
Buntut Kasus Mafia Migor, Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng dan Bahan Bakunya

“TMAS kami perkirakan berpeluang untuk bergerak dalam tren menguat terutama jika saham ini mampu terus bergerak di atas level support kritikal 2.480,” ucapnya.

Secara teknikal, support saham TMAS berada di 2.480 dan resistance di 3.070. Rekomendasi speculative buy untuk TMAS di level 2.550-2.630.

Disclaimer: Pelajari dengan teliti sebelum membeli atau menjual saham. Inilah.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan investor.

Tinggalkan Komentar