Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

Tiga Vaksin Ini Bisa Beri Kekebalan Lebih Tinggi Sebagai Booster Sinovac

vaksin booster sinovac
(ist)

Dosis penguat (booster) dari vaksin AstraZeneca-Oxford, Pfizer-BioNTech, atau Johnson & Johnson yang diberikan setelah dua dosis vaksin buatan Sinovac secara signifikan memicu antibodi yang lebih tinggi pada penerimanya, demikian menurut hasil sebuah penelitian.

Respons antibodi terbaik terlihat ketika vaksin berbasis RNA diberikan sebagai booster setelah vaksinasi lengkap dengan dua dosis CoronaVac buatan Sinovac, kata para peneliti dari Universitas Oxford, Senin (24/1/2022), seperti dilansir Reuters.

Para peneliti itu menambahkan respons antibodi terhadap varian Delta dan Omicron juga terlihat.

Menurut COVID-19 Vaccine Tracker, vaksin CoronaVac telah digunakan di 52 negara, termasuk Indonesia.

Baca juga
Pemerintah Perpanjang PPKM Jawa-Bali Hingga 3 Januari 2022

Berdasarkan informasi dari pembuatnya, CoronaVac 51 persen efektif mencegah infeksi bergejala dan 100 persen efektif mencegah terjadinya kasus rawat inap dan penyakit parah.

Badan kesehatan dunia WHO mengatakan, vaksin COVID-19 yang memiliki efektivitas sedikitnya 50 persen akan membantu mengendalikan pandemi.

 

Tinggalkan Komentar