Senin, 04 Juli 2022
05 Dzul Hijjah 1443

Tim Khusus Polda Metro Jaya Usut Konvoi Khilafah

Kamis, 02 Jun 2022 - 18:30 WIB
Penulis : Aria Triyudha
Screenshot 20220531 103643 Gallery - inilah.com
Selebaran yang dibagikan rombongan konvoi motor bawa atribut khilafah kepada warga di Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (31/5/2022). Foto: Antara/Yogi Rachman

Polisi mengusut konvoi motor membawa atribut khilafah di wilayah Jakarta Timur yang viral di media sosial (medsos). Pengusutan melalui pembentukan tim khusus oleh Polda Metro Jaya.

“Polda Metro Jaya atas perintah Kapolda telah membentuk tim khusus terkait kasus ini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, Kamis (2/6/2022).

Dia menjelaskan, tim sedang melakukan penyelidikan kegiatan oleh kelompok Khilafatul Muslimin tersebut. Sejauh ini, tim khusus sudah mengantongi data mengenai siapa saja yang terlibat dalam konvoi motor.

Namun, Zulpan belum bisa memberikan keterangan lebih jauh. Pasalnya, tik khusus masih melakukan penyelidikan di lapangan.

Baca juga
Video Mata Elang vs Pemuda Pancasila di Purwakarta Viral, Diduga Perkara Motor

Video yang menampilkan konvoi sejumlah pengendara sepeda motor membawa atribut khilafah di Cawang, Jakarta Timur, pada Minggu (29/5/2022), viral di media sosial.

Video tersebut antara lain memperlihatkan salah tulisan di salah satu sepeda motor peserta konvoi yaitu ‘Sambut Kebangkitan Khilafah Islamiyah’.

Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kelompok Khilafatul Muslimin. Sebab, secara historis kelompok ini ada keterkaitan dan punya arah dengan peristiwa teror di Indonesia.

“Bagi masyarakat atau siapa pun yang bergabung, kelompok itu memiliki sejarah panjang keterkaitan dengan berbagai teror dan radikal,” kata Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Aswin Siregar.

Baca juga
Menyesal Beli Konten Porno Dea OnlyFans, Marshel: Mending Beli Token Listrik

Aswin menjelaskan, Densus 88 pernah menangkap pimpinan Khilafatul Muslimin Abdul Qodir Baraja. Penangkapan menyangkut dugaan keterkaitan dengan terorisme. Menurut Aswin, Abdul Qodir Baraja,pernah bergabung dengan kelompok Negara Islam Indonesia (NII).

“Kalau kita lihat dari pendiri kelompok ini atau gerakan ini, dekat sekali dengan kelompok-kelompok radikal, seperti NII,” ungkapnya.

 

Tinggalkan Komentar