Minggu, 02 Oktober 2022
06 Rabi'ul Awwal 1444

Tips Alami agar Terhindar dari Radang Sendi

Senin, 08 Agu 2022 - 17:24 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Tips Alami agar Terhindar dari Radang Sendi - inilah.com
Foto: (iStockphoto.com)

Bertambahnya usia seseorang membuat kekuatan tulang dan sendi semakin berkurang alias aus. Risiko radang sendi pun meningkat. Apalagi, bila nyeri ini sudah berlangsung lama. Jangan coba-coba disepelekan. Ditakutkan, itu akan terjadi kerusakan yang lebih berat.

Untuk melakukan pengobatan pada radang sendi ini diperlukan informasi dan pengetahuan yang memadai. Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (8/8/2022) dr Firdausyi Ayunda, Spesialis Penyakit Dalam memberikan rincian penjelasannya:

Penyebab Radang Sendi

Radang sendi atau disebut juga Arthritis adalah inflasi atau peradangan yang terjadi di bagian dalam, tepatnya di sekitar sendi yang biasanya menyebabkan bengkak, kaku dan terasa nyeri terutama pada malam hari atau bangun tidur.

Penyebabnya pun beragam, bisa karena kurangnya asupan nutrisi kalsium dan protein. Kurangnya minum susu juga menjadi salah satu faktor penyebab selain masalah penuaan. Susu nadivit diklaim menjadi susu yang bisa mengatasi radang sendi secara alami. Bagi yang sering menjaga asupan nutrisi makanan yang baik, seperti konsumsi susu nadivit maka akan jarang mengalami radang sendi.

Berikut penyebab umum radang sendi:

  1. Cedera di area sendi (akibat benturan atau cedera olahraga)
  2. Gangguan metabolisme tubuh (asam urat yang terlalu tinggi)
  3. Infeksi sendi
  4. Autoimun
Baca juga
Butuh 6 Bulan untuk Yeremia Kembali Bertanding

Saat sistem kekebalan tubuh menyerang membran pembungkus sendi, akan menyebabkan radang dan sakit pada persendian. Ini bisa diatasi dengan susu kolostrum yang terkenal sebagai faktor imunitasnya dalam melawan berbagai penyakit.

Dalam kandungan kolostrum terdapat immunoglobulin sebagai zat antibody terbaik dan bisa membantu memulihkan penyakit secara cepat.

Gejala Radang Sendi

Saat mengalami radang sendi, gejala yang timbul bisa berbeda tergantung dari jenis radang sendi yang dialami. Meski demikian, ada beberapa gejala yang umum terjadi.

  1. Sendi kaku
  2. Rasa sakit pada persendian dan tulang
  3. Kulit di sekitar sendi kemerahan
  4. Area sekitar sendi terlihat bengkak
  5. Otot di sekitar sendi terasa melemah

Pengobatan Radang Sendi Cara Alami

Pengobatan yang biasa digunakan untuk mengobati gejala radang sendi di antaranya adalah obat penghilang rasa sakit, obat non steroid anti inflamasi dan obat kortikosteroid. Selain dengan mengonsumsi obat kimia, bisa mencoba pengobatan alternatif jangka panjang, seperti minum susu nadivit kolostrum.

Ini menjadi solusi efektif dan ampuh untuk membantu meringankan rasa sakit akibat radang pada persendian baik ringan maupun kronis.

Baca juga
Pogba Cedera, Terancam Absen Piala Dunia

Di dalamnya terkandung kalsium, magnesium,kalium, vitamin, mineral, growth-factor, immunoglobulins dan asam amino sebagai zat untuk regenerasi sel dan saraf yang robek akibat cedera pada radang sendi.

“Produk susu olahan dari colostrum sapi perah mulai banyak diteliti perihal keamanan dan khasiatnya. Salah satu khasiat yang bisa dirasakan adalah menghilangkan nyeri, kaku, dan pegal akibat menumpuknya asam laktat. Bila asupan nutrisi sudah baik, tidak perlu konsumsi pereda nyeri kimia dalam jangka lama,” jelas dr Firdausyi.

New England Journal of Medicine melaporkan bahwa hormon pertumbuhan adalah obat anti-penuaan terbaik. Anti-penuaan tersebut mencakup faktor eksternal (kulit lebih halus, meningkatkan energi dan stamina, meningkatkan gairah seks) dan internal.

Disebut faktor internal karena dapat merrevitalisasi sistem kekebalan tubuh, peremajaan organ, dan mengurangi masalah osteoporosis alias pengkroposan tulang.

Studi lain telah menunjukkan, faktor pertumbuhan seperti insulin (IGF-1) bisa didapat dari komponen utama kolostrum sapi dan superfamili protein IGF yang dapat memulihkan dan mempertahankan timus yang berfungsi maksimal, bahkan pada orang dewasa.

Baca juga
Fajar Cedera, Indonesia Tanpa Gelar di Thailand Open

Selain itu, kolostrum mengandung rantai alfa dan beta dari hormon timosin yang bekerja secara independen dan bersama-sama untuk mengatur fungsi kelenjar timus. Kelenjar timus merupakan bagian penting dari sistem getah bening (sistem limfatik) di dalam tubuh.

Salah satu tugas penting kelenjar timus bagi kesehatan adalah memproduksi sel darah putih yang disebut limfosit-T atau sel T. Sehingga, penyakit seperti radang sendi bisa sembuh dengan sendirinya jika asupan vitamin harian seseorang baik.

“Susu Nadivit Kolostrum sudah terdaftar di BPOM dan ada Label Halal MUI, digarap langsung oleh PT bertaraf internasional Green Harvest Indo,” ucap Nancy Erlita, General Manager Nadivit.com. Susu Nadivit Kolostrum sudah tersedia di marketplace, seperti Shopee, Lazada dan Tokopedia.

Tinggalkan Komentar