Tips Percepat Pelunasan KPR, Dari 15 Tahun Jadi 5 Tahun Saja

Tips Percepat Pelunasan KPR, Dari 15 Tahun Jadi 5 Tahun Saja - inilah.com
Tips Percepat Pelunasan KPR, Dari 15 Tahun Jadi 5 Tahun Saja

Bagi kaum KPR-an, cicilan puluhan tahun adalah resiko punya rumah dengan dana terbatas. Tapi tahukah kamu, tenor KPR yang 15-20 tahun itu bisa dipangkas jadi hanya 5 tahun saja.

Sansan bukan wawa, seorang YouTuber membagikan pengalamannya lewat unggahan di YouTube pribadinya soal tips melunasi KPR dari 15 tahun jadi hanya 5 tahun.

Dalam penjelasa videonya, Sansan lebih dulu menjelaskan perbedaan KPR menggunakan bank konvensional dengan bank syariah.”Ini penting banget, karena 2 hal ini sangat berbeda,” kata Sansan dalam penjelasa videonya.

Jika bank konvensional, cicilannya terbagi menjadi dua, pokok dan bunga.”Dan bunganya itu akan besar di awal tapi entar lama-lama menurun terus sampe akhirnya di bulan terkahir cicilan,” terangnya.

Sedang KPR Syariah, namanya pokok margin.”Mereka gak nyebut bunga tapi nyebutnya margin. Itu akan sama terus, fix sampe bulan terakhir cicilan. Itu perbedaan pertama,” katanya.

Baca juga  Dukung Pembiayaan Rumah Layak, BTN Gelar Akad Kredit Massal Ribuan Unit


Bagi yang baru mau ambil KPR, perbedaan bank konvensional dengan bank syariah bisa jadi pertimbangan kamu sebelum menentukan pilihan bank.

Lanjut soal rencanan pelunasan. Sansan melalui pengalamannya menyebut bank konvensional lebih baik. Terutama kalau kalian punya income yang mungkin selain gaji bulanan ada bisa dapat bonus, komisi dan duit-duit tambahan di luar gaji bulanan.

“Karena pelunasannya bisa dilakukan minimal kayak misalnya 6 bulan sekali. Jadi 6 bulan sekali kalian bisa lunasin pokoknya. Jadi bukan bayar cicilannya, tapi bayarin pokoknya, otomatis nantikan bunganya jadi makin lama makin kecil (akan dihitung ulang bunganya). Cicilannya makin lama makin kecil. Atau misalnya cicilannya sama, tapi jadi lebih cepat,” terang Sansan.

Baca juga  Terapi Sinar Laser Hilangkan Tatto dan Jerawat

Meski begitu, bank syariah bisa juga melakukan pelunasan lebih cepat, meski agak ribet. “Syaratnya harus cicil dulu selama 5 tahun atau 60 bulan lunas. Karena kalau tidak, bisa kena penalti. Penaltinya itu mereka akan menghitung pada saat kita bilang mau pelunasan dipercepat. Jadi kita gak kebayang,” terangnya.

“Aku sempat nanya-nanya waktu cicilan belum lima tahun, berapa sih penaltinya. Jadi kalau ditotal-total kira-kira kalau misalnya lebih untung (antara pelunasan sebelum 5 tahun atau tunggu sampai cicil 5 tahun). Ternyata lebih mahal bayar penaltinya,” sambungnya.

Tips melunasi KPR lebih cepat
Jika kita mengambil KPR dengan tenor 15 tahun dan mau dilunasin dalam waktu 5 tahun, Sansan mengajak untuk mengetatkan ikat pinggang. Selain bayar cicilan KPR sampai 5 tahun, harus juga menyertakan tabungan lain selain cicilan, untuk biaya pelunasan saat cicilan sudah masuk melewati tahun ke-5.

Baca juga  Cara Kembangkan Bisnis Online Lewat Fitur Telegram

“Selain gaji, ada bonus, THR itu ditabung. Rutin menabung akhirnya buat deposito. Dapat juga bunga deposito. Setelah cicilan tahun ke-5 lunas, kita bisa mengajukan percepatan pelunasan ke bank syariah dengan uang hasil tabungan yang disimpan dalam bentuk deposito,” terang Sansan.

Memang butuh perjuangan untuk bisa melunasi KPR yang 15 tahun jadi hanya 5 tahun saja. Namun Sansan membandingkan, jika terus mencicil hingga 15 tahun, total uang yang dikeluarkan tetap akan lebih mahal dibanding mempercepat pelunasan di tahun ke-5.

Tinggalkan Komentar