inilah.comkanalprofilProfil Tirto Utomo (Pendiri AQUA): Kehidupan Pribadi, Perjalanan Karier, dan Kekayaan

Profil Tirto Utomo (Pendiri AQUA): Kehidupan Pribadi, Perjalanan Karier, dan Kekayaan

02.png
Kamis, 6 Februari 2025 - 08:00 WIB
Share
Potret mendiang Tirto Utomo, sosok pendiri sekaligus pemilik brand AQUA (Foto: AQUA)

Potret mendiang Tirto Utomo, sosok pendiri sekaligus pemilik brand AQUA (Foto: AQUA)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung
KecilBesar

Tirto Utomo dikenal sebagai pelopor air minum dalam kemasan (AMDK) karena berhasil mendirikan AQUA, salah satu AMDK terpopuler di Indonesia saat ini. Tirto telah meninggal pada tahun 1994.

Biodata Tirto Utomo

  • Nama lengkap: Tirto Utomo (Kwa Sien Biauw)
  • Nama panggilan: Tirto Utomo
  • Tempat, tanggal lahir: Wonosobo, Jawa Tengah, 9 Maret 1930
  • Meninggal: 16 Maret 1994 (usia 64 tahun)
  • Zodiak: Pisces
  • Orang tua: Kwa Liang Tjoan dan Tjan Thong Nio
  • Pasangan: Lisa Utomo atau Kwee Gwat Kien (menikah tahun 1957)
  • Pekerjaan: Pendiri AQUA
  • Pendidikan:
    • Universitas Gadjah Mada (UGM) - Fakultas Hukum
    • Universitas Indonesia (UI) - Fakultas Hukum

Kehidupan Pribadi Tirto Utomo

Tirto Utomo memiliki nama asli Kwa Sien Biauw. Ia lahir pada tanggal 9 Maret 1930 dari pasangan Kwa Liang Tjoan dan Tjan Thong Nio. Orang tua Tirto sendiri dikenal sebagai pengusaha di sektor peternakan sapi perah.

Tirto menempuh pendidikan dasar di Wonosobo, kemudian melanjutkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Magelang karena di kota asalnya masih belum ada SMP.

Setelah lulus SMP, Tirto melanjutkan pendidikan di HBS, yaitu sekolah yang setingkat SMA pada zaman kolonial Belanda, di Semarang dan Magelang.

Selama bersekolah, Tirto aktif mengikuti organisasi pergerakan pemuda Tionghoa bernama Cung Lien Hui. Tak hanya itu, ia pun juga dipercaya untuk memimpin organisasi pergerakan tersebut.

Di organisasi inilah Tirto bertemu sang istri, Kwee Gwat Kien (atau Lisa Utomo) yang dikenal sebagai putri bankir senior di The Javasche Bank (kini bernama Bank Indonesia).

Selanjutnya, Tirto melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada (UGM). Setelah kuliah di UGM selama dua tahun, Tirto memutuskan pindah ke Fakultas Hukum di Universitas Indonesia untuk menyusul sang kekasih di Jakarta.

Perjalanan Karier Tirto Utomo

Perjalanan karier Tirto Utomo tidak langsung dimulai dengan mendirikan bisnis sendiri. Sembari berkuliah di UGM, Tirto pun mengisi waktu luangnya dengan menjadi wartawan Jawa Pos.

Selain itu, saat berkuliah di Universitas Indonesia, Tirto juga sambil bekerja sebagai wartawan di salah satu media, yaitu Harian Sin Po dan majalah Pantja Warna hingga berhasil mencapai posisi pemimpin redaksi.

Pada tahun 1959, Tirto diberhentikan sebagai pemimpin redaksi Sin Po. Karena hal inilah, Tirto pun bertekad untuk menyelesaikan kuliahnya di Universitas Indonesia.

Setelah lulus, Tirto mengajukan surat lamaran kerja ke Perusahaan Minyak Nasional (Permina), yaitu perusahaan yang menjadi cikal bakal Pertamina.

Ia pun berhasil diterima menjadi karyawan di Permina. Selama berkarier di perusahaan minyak tersebut, Tirto menunjukkan ketekunan dan potensi yang gemilang. Akhirnya, ia pun diberi kepercayaan dengan menempati posisi Deputy Head Legal and Foreign Marketing.

Pada suatu waktu, Tirto yang tengah menjabat sebagai Deputy Head Legal and Foreign Marketing Permina sedang merencanakan untuk mengadakan rapat dengan wakil perusahaan asal Amerika Serikat di Jakarta.

Namun, rapat tersebut hampir saja gagal dilaksanakan karena istri dari wakil perusahaan Amerika Serikat tiba-tiba sakit perut. Diketahui, masalah ini terjadi karena sang istri tidak biasa mengonsumsi air sumur yang direbus.

Kejadian ini membuat Tirto Utomo berpikir untuk menciptakan produk air minum kemasan yang steril dan siap minum.

Tirto yang bekerja sama dengan saudaranya pun mulai melakukan riset untuk mempelajari industri AMDK di luar negeri.

Setelah itu, dengan berani, Tirto keluar dari Permina dan mendirikan PT Golden Mississippi pada tanggal 23 Februari 1973. Perusahaan inilah yang menjadi cikal bakal dari AQUA.

Pabrik pertamanya didirikan di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat. Memasuki tahun 1974, PT Golden Mississippi pun meluncurkan produk AMD pertamanya bernama Puritas yang menggunakan kemasan botol kaca.

Namun, beberapa konsultasi mulai memberikan masukan terkait dengan nama mereknya untuk diganti menjadi AQUA agar lebih mudah diucapkan. Nama AQUA juga berarti “air” yang sejalan dengan produk buatan Tirto tersebut.

DIketahui, perusahaan Tirto ini nyaris saja bangkrut pada tahun 1978 karena penjualan produknya yang cukup tersendat, sehingga ia harus menombok biaya produksi secara terus-menerus.

Untuk mengatasi hal tersebut, Utomo memikirkan ide untuk menaikkan harga jual AQUA hampir tiga kali lipat. Tidak disangka-sangka, ide tersebut ternyata membuahkan hasil hingga sukses meningkatkan omzet PT Golden Mississippi.

Tirto tutup usaha pada tahun 1994. Sejak saat itu, perusahaan AQUA dikelola oleh keluarga Tirto Utomo.

Kemudian, pada tahun 1996, keluarga Tirto tidak lagi menjadi pemegang saham mayoritas setelah diambil alih oleh perusahaan asal Prancis, yakni Danone. Kini, keluarga Tirto hanya menguasai sebesar 26 persen saham.

Total Kekayaan Tirto Utomo

Tidak diketahui secara pasti berapa kekayaan bersih yang dimiliki oleh mendiang Tirto Utomo selama menjadi pemilik AQUA.

Namun, AQUA yang didirikan oleh Tirto Utomo dan masih dipegang oleh keluarganya sampai saat ini, dikabarkan berhasil memperoleh omzet bersih sekitar Rp95 miliar per tahun 2022 lalu.

Fakta Menarik Tirto Utomo

Berikut adalah fakta menarik tentang sosok mendiang Tirto Utomo:

  • Selama menempuh pendidikan SMP di Magelang, Tirto harus mengayuh sepedanya sepanjang 60 km dari rumahnya di Wonosobo.
  • Tirto sempat dianggap gila karena “hanya” ingin berjualan air putih. Kala itu, minuman kemasan bersoda seperti Coca-Cola, Sprite, hingga 7Up memang sedang cukup populer. Kerabat Tirto menganggap produk air mineral saja tidak cukup untuk menyaingi popularitas minuman kemasan bersoda tersebut.
  • Awalnya, Tirto menggunakan air sumur bor sebagai bahan baku AQUA. Seiring berjalannya waktu, Tirto pun mengganti sumber airnya dari pegunungan karena dinilai lebih kaya mineral.

.

.

Dapatkan Informasi Terupdate dan Paling Menarik Seputar Profil Pebisnis di Laman Google News Inilah.com.

0 suka
0 bookmark
Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com