Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Tok! Indosat Ooredoo Hutchison Jadi Nama Resmi Dua Operator Merger

Sabtu, 18 Sep 2021 - 06:10 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Tok! Indosat Ooredoo Hutchison Jadi Nama Resmi Dua Operator Merger - inilah.com
(ist)

Operator Indosat Ooredoo resmi mengumumkan penggabungan bisnis (merger) dengan dengan Hutchison 3 Indonesia (H3I) atau Tri Indonesia.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan dari kesepakatan transaksi definitif untuk pengajuan penggabungan bisnis telekomunikasi masing-masing di Indonesia yang diumumkan pada Kamis (16/9).

Perusahaan hasil merger akan diberi Indosat Ooredoo Hutchison.

Sebagaimana dilansir keterangan resminya, Managing Director of Ooredoo Group Aziz Aluthman Fakhroo mengatakan penggabungan bisnis dilakukan agar dapat saling melengkapi dan menciptakan perusahaan telekomunikasi digital yang lebih kuat.

Ia mengatakan perusahaan hasil merger ini akan menjadi perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia. Manajemen memperkirakan pendapatan perusahaan tembus US$3 miliar per tahun.

Sementara, perusahaan memperkirakan rasio proses (run rate) tahunan sinergi sebelum pajak akan mencapai US$300 juta-US$400 juta dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

Baca juga
Jaringan 5G Indosat dan XL Resmi Hadir, Gacor Mana?

Ooredoo Group mengempit 65 persen saham di perusahaan hasil merger. Artinya, Ooredoo menjadi pemegang saham pengendali.

Sementara, CK Hutchison menerima saham baru di Indosat Ooredoo sebesar 21,8 persen dari Indosat Ooredoo Hutchison.

Bersamaan dengan penggabungan ini, CK Hutchison akan mendapatkan 50 persen saham dari Ooredoo Asia dengan menukar 21,8 persen sahamnya di Indosat Ooredoo Hutchison untuk 33 persen saham di Ooredoo Asia.

Kemudian, CK Hutchison juga akan mendapatkan tambahan 16,7 persen kepemilikan di Ooredoo Group lewat transaksi senilai US$387 juga.

Menyusul transaksi tersebut, para pihak akan memiliki saham masing-masing 50 persen dari Ooredoo Asia, yang akan diberi nama baru, yaitu Ooredoo Hutchison Asia.

Baca juga
Ramaikan Formula E, Indosat Ooredoo Hutchison Bakal Pamerkan Inovasi 5G di Ancol

Perusahaan gabungan akan tetap terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain itu, pemerintah Indonesia memiliki 9,6 persen saham, Tiga Telekomunikasi Indonesia memiliki 10,8 persen saham, dan pemegang saham publik lainnya memiliki kira-kira 14,0 persen saham.

“Kesepakatan ini adalah suatu langkah besar untuk mencapai visi kami bersama dalam menciptakan nilai yang luar biasa untuk para pelanggan dan pemegang saham lewat penggabungan dua perusahaan telekomunikasi terdepan Indonesia untuk melahirkan perusahaan nomor dua yang lebih kuat di Indonesia,” papar Fakhroo.

Sementara, Group Co-Managing Director of CK Hutchison Holdings Canning Fok mengatakan transaksi ini memiliki nilai tambah untuk pemegang saham dan pemangku kepentingan lain.

Baca juga
Serikat Karyawan Garuda Minta Jokowi Turun Tangan, Awas Garuda Bisa Di-Indosat-Kan

“Dengan skala yang lebih besar, spektrum jaringan yang semakin luas, dan pembiayaan yang lebih efisien, Indosat Ooredoo Hutchison akan dapat memperluas jaringannya dan menyempurnakan layanan, kualitas, serta kecepatannya,” ujar Fok.

“Indosat Ooredoo Hutchison akan berada pada posisi yang dapat mempercepat laju pembangunan dan perkembangan jaringan untuk mendukung agenda digital pemerintah Indonesia,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar