Minggu, 25 September 2022
29 Safar 1444

Token Kripto Milik Musisi Anang Sudah ‘Listing’ di Indodax

Sabtu, 05 Mar 2022 - 17:39 WIB
Token Kripto Milik Musisi Anang Sudah 'Listing' di Indodax
Anang Hermansyah

Sempat bermasalah di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, token kripto ASIX mulai dirilis di Indodax.

Token kripto ASIX milik Anang Hermansyah, musisi kelahiran Jember, Jawa Timur ini, mulai dijual di platform jual beli (marketplace) aset kripto lokal Indonesia, Indodax. Bahasa pasar modalnya, ASIX sudah listing di Indodax.

Sejak Kamis (3/3/2033) pukul 14.00 WIB, token ASIX sudah nangkring di platform Indodax. Sebelumnya, Anang Hermasyah sempat bertemu bos MNC Grup, Hary Tanoesoedibjo membahas bisnis ASIX. Di luar dugaan, Hary Tanoe sangat mendukung dan menyatakan tertarik untuk bergabung.

Founder ASIX, Anang Hermansyah merasa terhormat lantaran token kripto miliknya, bisa masuk salah satu exchanger terbesar di Indonesia yakni Indodax, dengan subscriber lebih dari 5 juta.

Baca juga
BI Ingatkan Risiko Besar Investasi dalam Aset Kripto

“Ini suatu kehormatan buat ASIX, karena memang dari awal aku juga sangat berharap ASIX bisa listing di Indonesia. Karena yang mengerti produk ini, sepak-terjang ASIX ya orang Indonesia. Jadi itu harapan, bisa listing di Indodax itu suatu cita-cita,” kata Anang.

Di mana, harga ASIX di Indodax terus merangkak naik. Debut ASIX di Indodax diawali di harga 58, sempat menyentuh posisi tertinggi di 88. Sementara pada sekitar pukul 21.00 WIB, harganya ada di posisi 70.

Sukses membawa ASIX listing di Indodax, Anang Hermansyah yang memulai karier nyanyi di Grup La Villa itu, menjelaskan rencana merilis game online berbasis permainan tradisional Indonesia, yaitu congklak.

Baca juga
Pengamat: Perdagangan Uang Kripto, OJK dan Bappebti Belum Kompak

Menurutnya, game tersebut diharapkan sudah bisa rilis dan didownload di Playstore pada 18 Maret 2022, untuk selanjutnya juga bisa ditemui di IOS. Proyek game congklak merupakan salah satu pengembangan bisnis token kripto ASIX. Selain itu, juga akan masuk ke NFT (Non Fungible Token). “Dan untuk kesiapan untuk pasar NFT pun sama karena ini berkaitan dengan game yang akan kita keluarkan,” ujar Anang.

Sebelumnya Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan mengungkapkan, token kripto ASIX yang dirilis Anang Hermansyah belum terdaftar resmi di Bappebti. Anang pun kemudian memasukkan dokumen pendaftaran ke Bappebti.

Baca juga
Jadi Sponsor Bali United, Pintu Edukasi Aset kripto ke Suporter Sepak Bola

 

Tinggalkan Komentar