Selasa, 16 Agustus 2022
18 Muharram 1444

Tolak Demokrat-PKS, PDIP Dinilai Utamakan Ego dan Oligarki

Rabu, 29 Jun 2022 - 15:19 WIB
Tb. Massa Jafar Pidato Anies - inilah.com
Pengamat politik dari Universitas Nasional, TB Massa Djafar. Foto: unas.ac.id

PDIP memberikan sinyal sulit menjalin koalisi dengan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Hal ini bisa diartikan  partai berlambang banteng moncong putih itu lebih mementingkan ego partai dan oligarki.

“Buka tutup koalisi PDIP itu lebih untuk kepentingan para oligarki, sangat elitis dan bahkan mengarah kepentingan pribadi,” kata pengamat politik dari Universitas Nasional, TB Massa Djafar kepada Inilah.com, Rabu (29/6/2022).

Djafar menjelaskan, sikap partai dengan ketua umum Megawati Soekarnoputri tersebut mampu memperburuk iklim politik yang selanjutnya mendegradasi kedaulatan rakyat. Dampak lainnya yaitu, keriuhan dan dinamika politik yang tak terkendali.

Baca juga
Inilah Saham-saham Pilihan Kamis, 19 Mei 2022

“Menutup (pintu koalisi) sana sini, berputar itu tak menghasilkan apa-apa. Pada akhirnya oligarki akan arahkan energi bangsa ini kepada jurang krisis. Biang kerok ini adalah elite politik, oligarki. Yang kami khawatirkan tatanan politik dan reformasi terbangun akan rusak semua,” sambung Djafar.

Sebelumnya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut, partainya tidak akan bisa bekerjasama dengan PKS dan Demokrat. Pasalnya, ada perbedaan ideologi dan cara mengelola pemerintahan.

Namun, Hasto menyebut partainya tetap menghormati PKS dan Demokrat sebagai oposisi pemerintah.

Tinggalkan Komentar