Kamis, 11 Agustus 2022
13 Muharram 1444

Tolak Laporan Warga, Anggota Polsek Pulogadung Dimutasi ke Luar Polda Metro

Senin, 13 Des 2021 - 14:39 WIB
Penulis : Anton Hartono
Kombes Erwin Jaktim - inilah.com
Kapolres Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan (foto istimewa)

Kapolres Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan akan memindahkan anggotanya yang diduga menolak laporan korban perampokan di Mapolsek Pulogadung. Oknum polisi bernama Aipda Rudi Panjaitan itu bakal dimutasi ke luar wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Untuk hukumannya adalah dimutasi atau dipindahkan keluar Polda Metro Jaya,” ujar Erwin, Senin (13/12/2021).

Menurutnya usulan mutasi itu berdasarkan arahan dari Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Untuk wilayah hukum mana yang bakal dijadikan tempat untuk bertugas, dirinya masih menunggu hasil dari pemeriksaan.

Saat ini oknum polisi tersebut tengah menjalani pemeriksaan oleh Propam Polres Jakarta Timur sekaligus dilakukan pembinaan.

Baca juga
Pencuri Bersenjata Merampok Toko Perhiasan di Pusat Kota Paris

Atas kasus tersebut, ia menjelaskan sejatinya laporan korban telah diterima namun Erwin juga meminta maaf terkait perkataan anggotanya yang tidak mencerminkan Polri sebagi pengayom masyarakat. Dirinya juga berjanji akan memberi hukuman yang setimpal terhadap anggotanya tersebut.

“Saya meminta maaf kepada masyarakat untuk kemudian saya akan perbaiki dan kami akan menghukum oknum atau petugas yang tidak bisa menempatkan diri, tidak bisa berempati atau melanggar SOP,” ucapnya.

Sebelumnya, seorang perempuan berinisial KM mengaku kecewa dengan pelayanan pihak kepolisian saat dirinya melaporkan aksi perampokan yang dialaminya di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur pada 7 Desember 2021 lalu.

Baca juga
Kronologi Perampokan Alfamart Tangerang, Pelaku Bermodus sebagai Pembeli

Ketika itu KM usai mengambil uang dari Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Jl Sunan Sedayu, mengendari mobilnya dan tanpa diduga, korban diikuti oleh dua orang pelaku yang mengendari sepeda motor. Dua pelaku itu mengetuk kaca pintu mobil yang dikendarai seraya menunjuk ke arah bagian belakang mobil.

Korban pun mengentikan mobilnya dan segera turun untuk melihat kondisi bagian belakang mobilnya. Kemudian pelaku yang masih berada tak jauh dari mobil korban, dengan cepat langsung mengambil tas milik korban yang diletakkan di dalam mobil.

Korban segera melapor ke kantor polisi terdekat namun malah mendapat penolakan dan menyarankan korban pulang ke rumah untuk menenangkan diri. Korban pun membagikan ceritanya melalui akun media sosial @kumalameta terkait pelayanan pihak kepolisian.

Tinggalkan Komentar