Trump Beri Iran Pilihan Terakhir: Berdamai atau Hadapi 'Epic Fury'

Presiden AS Donald Trump. (Foto: Getty Images/Paul J. Richards)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Donald Trump menyampaikan kemungkinan berakhirnya konflik militer antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, dengan syarat Teheran menyetujui kesepakatan yang sedang dibahas. Pernyataan itu disampaikan melalui akun Truth Social miliknya pada Rabu.
Dalam pernyataannya, Trump mengaitkan penghentian operasi militer dengan kesediaan Iran menerima ketentuan yang ditawarkan. Ia juga menyinggung operasi yang disebutnya sebagai “Epic Fury”.
“Dengan asumsi Iran menyetujui apa yang telah disepakati, yang mungkin merupakan asumsi besar, maka ‘Epic Fury’ yang sudah melegenda akan berakhir, dan blokade yang sangat efektif akan memungkinkan Selat Hormuz terbuka untuk semua, termasuk Iran,” kata Trump.
Namun, Trump tidak merinci isi kesepakatan yang dimaksud, termasuk poin-poin yang menjadi tuntutan terhadap Iran maupun jadwal langkah lanjutan dari operasi militer tersebut.
Di sisi lain, ia memberikan peringatan bahwa jika Iran menolak syarat yang diajukan, maka serangan akan kembali dilakukan dengan intensitas yang lebih besar.
Ia menyebut pengeboman dapat dilanjutkan “dengan tingkat dan intensitas yang jauh lebih tinggi” dibanding sebelumnya.
Kawasan Selat Hormuz menjadi salah satu titik krusial dalam konflik ini. Jalur tersebut merupakan rute pelayaran vital yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab.
Gangguan terhadap lalu lintas di Selat Hormuz dinilai berpotensi menimbulkan dampak signifikan terhadap stabilitas energi global serta keamanan kawasan.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.