Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

Tweeps Mengecam, Berikut 4 Fakta dari Silatnas Musra

Sabtu, 26 Nov 2022 - 20:35 WIB
Silaturahmi nasional dengan tema "Nusantara Bersatu" digelar oleh gabungan Relawan Jokowi dari berbagai elemen menggelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (26-11-2022). (Foto: inilah.com/Diana Rizky)
Silaturahmi nasional dengan tema "Nusantara Bersatu" digelar oleh gabungan Relawan Jokowi dari berbagai elemen menggelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (26/11/2022). (Foto: inilah.com/Diana Rizky)

Relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tergabung dalam Musyawarah Rakyat (Musra) menggelar acara silaturahmi nasional (silatnas) di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (26/11/2022).

Acara yang berlangsung mulai pukul 06.30 WIB hingga pukul 10.30 WIB ini, diikuti oleh puluhan ribu peserta. Presiden Jokowi pun turut hadir dalam gelaran itu. Sayangnya, gelaran ini tidak disambut baik, malah mengundang banyak kecaman dari jagat Twitter.

Sebab, dinilai pilih kasih. Pemerintah dianggap telah memberi keistimewaan dengan membolehkan relawan Jokowi menggelar acara di Stadion GBK. Padahal, sebelumnya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali telah mengeluarkan larangan.

Larangan itu menyatakan Stadion utama GBK tidak boleh digunakan untuk konser dan kegiatan lain hingga Piala Dunia U-20 2023, yang rencananya bakal digelar pada Mei 2023. “Konon katanya, stadion GBK tidak boleh digunakan untuk apapun hingga piala dunia U20 2023?” ujar Tweeps @Hasbil_Lbs.

Warganet lainnya sempat menyinggung penundaan izin konser musik yang beberapa waktu lalu sempat menjadi perhatian, yakni konser Raisa dan Blackpink. “Konser Raisa dan BlackPink kalah sama konser relawan politik. Padahal kata PSSI dan FIFA, Stadion GBK mesti steril apalagi ini masih suasana duka di Cianjur. MIRIS,” cuit akun @emilleilmnsyh.

Tweeps juga mengeluhkan kendaraan para relawan ini yang sempat membuat kemacetan di kawasan Sudirman. “Kacau ini sih pada parkir kendaraan di sepanjang jalan sudirman berasa kantong parkir, kirain acara apaan taunya agenda politik yang enggak ada urgensinya sama sekali,” tambah @madidaaar.

Baca juga
Jokowi Kembali Isyaratkan Perombakan Jajaran Menteri

Pernyataan warganet yang menyebut pagelaran Musra tidak memiliki urgensi, menggelitik rasa ingin tahu seputar acara ini. Berikut empat fakta dari perhelatan silatnas Musra.

1. Sudah Gelar 7 Kali Musra

Gerakan ini awalnya dimulai pada 27 Agustus 2022. Sejak Agustus hingga kini, tercatat kegiatan Musra sudah digelar sebanyak tujuh kali. Musra I digelar di Bandung pada 28 Agustus 2022. Lalu pada 23 Oktober 2022 para relawan ini melaksanakan Musra III atau Musra Riau.

Lalu relawan tersebut mengadakan Musra IV di Palembang pada Sabtu 29 Oktober 2022, Musra V digelar di Batam pada 5 November 2022 dan Musra VI dilaksanakan di Padang Sumatera Barat pada 6 November 2022.

Terakhir, gelaran Musra VII dihelat di Serang, Banten pada 20 November 2022. Sementara itu, Musra II yang rencananya akan berlangsung di Makassar pada 1 Oktober tertunda pelaksanaannya dan baru bisa terlaksana pada 12 November 2022.

Terbaru, pada konferensi pers Rabu (23/11/2022), Ketua Dewan Musra Andi Gani Nena Wea, menyatakan bakal menggelar Musra lanjutan di Hong Kong pada Minggu, 27 November 2022. Kemudian pada 3 Desember 2022, akan terselenggara di Malaysia.

Baca juga
Penjual Makanan Padang dan Driver Ojol 'Tersengat' Kenaikan Harga BBM Jokowi

2. Jaring Aspirasi Masyarakat

Gerakan ini yang bertajuk ‘Mencari Pemimpin Rakyat, Melanjutkan Agenda Kerakyatan’ ini bertujuan, menjaring aspirasi masyarakat soal calon Presiden dan Wakil Presiden 2024.

Para relawan Jokowi berharap bisa mengawal kelanjutan agenda dan program kerja Jokowi agar berlanjut pada kepemimpinan presiden berikutnya. Seluruh nama capres dan cawapres yang terjaring bakal Musra setor ke Presiden Jokowi dalam puncak acara Musra Indonesia pada Februari 2023.

3. Rajin Safari Politik

Para relawan tersebut sering menemui elit partai politik untuk memberikan laporan hasil pemilihan bakal capres dan cawapres gelaran Musra. Pada Senin (7/11/2022), Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sempat menerima kunjungan para penyelenggara Musra di kantor DPP Golkar, Slipi Jakarta Barat, melalui pertemuan tertutup.

Lalu pada Kamis (10/11/2022), Musra menemui Ketua Umum Partai Gerinda, Prabowo Subianto. Ketua Dewan Pengarah Musra Indonesia Relawan Jokowi, Andi Gani Nena Wea juga mengungkapkan beberapa agenda pertemuan dengan beberapa petinggi partai lainnya.

Seperti ke Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), bertemu dengan Sekjen PDIP Hasto, Partai NasDem, Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Bagaimana pun semua partai peserta pemilu harus kami datangi. Tidak ada kendala politik apa pun, buat kami, cair. Relawan itu cair,” kata Ketua Dewan Musra Andi Gani Nena Wea, Rabu (23/11/2022).

Baca juga
Gegara Jokowi Naikin BBM, Biaya Pengiriman Barang Makin Mahal

4. Beri Sinyal Dukung Ganjar

Sinyal dukungan itu kian santer saat Presiden Jokowi memberi pesan kepada seluruh relawannya terkait pemimpin Indonesia yang akan harus mereka pilih saat Pilpres 2024.

“Pemimpin yang mikirin rakyat itu keliatan, dari mukanya itu keliatan, dari penampilannya itu keliatan. Kalau wajahnya cling, bersih, tidak ada kerutan di wajahnya, hati-hati. Lihat juga, lihat rambutnya, kalau rambutnya putih semua itu mikirin rakyat itu,” kata Presiden Jokowi kepada relawan di silatnas Musra, Sabtu (26/11/2022).

Sosok berambut putih yang Presiden Jokowi sebut sebagai pemimpin “mikirin” rakyat merujuk kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Sebab, di antara ketiga kandidat capres terkuat yang sering muncul dalam hasil survei, hanya Ganjar yang punya penampilan rambut putih mencolok.

Tinggalkan Komentar