Rabu, 29 Juni 2022
29 1444

UAS Ditolak Masuk, PAN Pertanyakan Apakah Singapura Musuhi Umat Islam Indonesia?

Rabu, 18 Mei 2022 - 04:32 WIB
Penulis : inilah
Editor : Ibnu Naufal
Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto. - inilah.com
Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto (Foto Antara)

Ulama kondang Indonesia Ustaz Abdul Somad ditolak masuk Singapura (16/5). UAS, sapaan akrabnya, berencana berlibur bersama keluarganya. Tetapi nahas rencana tersebut gagal karena UAS dikembalikan ke Indonesia oleh pihak imigrasi Singapura. UAS disebut sempat ditarik oleh petugas imigrasi dan ditahan selama dua jam di ruangan 1×2 m.

Menanggapi kejadian tersebut, politisi PAN dan Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menyayangkan sikap Singapura yang menolak pendakwah kharismatik dari Indonesia itu masuk. “Memang hak sebuah negara untuk mengizinkan masuk atau tidak. Tapi apa alasannya? Tidak masuk akal. Apakah Singapura musihi umat Islam Indonesia?” Tanya Yandri.

Baca juga
Gantikan Zulhas, Yandri Susanto Jadi Wakil Ketua MPR

Wakil Ketua Umum PAN tersebut menilai Singapura bersikap paranoid terhadap ulama Indonesia. “UAS kan bukan penjahat, bukan teroris, kenapa ditolak masuk? Padahal hanya untuk liburan. Singapura perlu terbuka mengemukakan apa alasannya.” Ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Dubes Indonesia untuk Singapura Suryopratomo menyebut UAS bukan dideportasi, tetapi ditolak masuk. “Beliau tidak dideportasi tetapi tidak mendapatkan izin untuk masuk Singapura. Jadi diminta kembali ke Indonesia,” katanya Selasa (17/5/2022).

Terkait alasan, dia menjelaskan, pihaknya tidak bisa mengungkapkan dan melempar pertanyaan ke Kedutaan Besar (Kedubes) Singapura di Jakarta. “Kalau alasannya yang tepat mungkin tanyakan kepada Kedubes Singapura di Jakarta. Karena mereka yang lebih berhak menjelaskan alasannnya,” imbuh Suryopratomo.

Baca juga
Jokowi Reshuffle Kabinet Besok Rabu Siang

Yandri berpendapat Dubes Suryopratomo tidak bisa lepas tangan begitu saja. “Hak warga negara Indonesia perlu dibela. UAS itu WNI. Dubes perlu bela beliau. Tidak bisa lepas tangan.” Pungkasnya. [inu]

Tinggalkan Komentar