Sabtu, 28 Mei 2022
27 Syawal 1443

Upaya Transformasi BUMN, Waskita dan Danareksa Siap Luncurkan Program Akselerasi Kinerja

Waskita - inilah.com
Foto: Antara

Sebagai salah satu upaya transformasi BUMN, PT Waskita Karya (Persero) Tbk bekerja sama dengan Danareksa akan meluncurkan program akselerasi dan peningkatan kinerja BUMN Sektor Konstruksi Pasca Pandemi.

Caranya dengan memberikan peluang bagi investor untuk mengakuisisi persediaan properti yang dimiliki, dikendalikan, dan dikelola oleh BUMN Konstruksi melalui mekanisme penjualan persediaan properti (Monetisasi Aset).

“Properti akan ditawarkan sebagian secara berkelompok dan sebagian berdiri sendiri. Peluncuran produk ini akan dilakukan pada minggu pertama Februari 2022 yang akan diumumkan di media cetak dan digital serta laman resmi Danareksa (www.danareksa.co.id),” kata SVP Corporate Secretary Waskita Ratna Ningrum dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (20/1/2022).

Baca juga
IMF Semprot BI, Ekonom CORE Nilai ‘Burden Sharing’ Memang Peran Bank Sentral

Ratna mengatakan investor yang berminat dapat melakukan registrasi, dilanjutkan dengan mengikuti sesi investor gathering pada minggu kedua Februari 2022 yang lebih lanjut akan disampaikan oleh Danareksa.

Dalam program ini, PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyertakan 5 persediaan properti milik PT Waskita Karya Realty, selaku anak usaha dari PT Waskita Karya (Persero)Tbk yang akan dilepas secara bulk baik dalam bentuk klaster maupun sebagian berdiri sendiri (standalone).

Persediaan Properti yang ditawarkan terdiri dari apartment, commercial area dan lahan kosong (landbank), berada di Tangerang Selatan, Surabaya dan Bali dengan lokasi yang strategis serta memiliki konsep produk unggulan.

Baca juga
Deretan Fitur Kasir Pintar untuk Bisnis Restoran demi Layanan Bintang Lima

Diharapkan program percepatan ini dapat meningkatkan kontribusi BUMN terhadap APBN, sejalan dengan fokus Menteri BUMN Erick Thohir, yang akan melakukan transformasi BUMN dua tahun ke depan.

Optimisme akselerasi kinerja dari program ini berkaca pada laba bersih perusahaan BUMN semester I-2021 yang mencapai Rp26 triliun. Padahal pada periode yang sama 2020, laba bersih perusahaan BUMN hanya Rp6 triliun.

Ratna mengatakan bahwa Program Monetisasi Aset akan memberikan dampak yang cukup signifikan bagi kinerja keuangan baik bagi PT Waskita Karya Realty maupun konsolidasian Waskita Group.

Hasil dari program ini nantinya akan digunakan untuk pendanaan investasi lainnya pada 2022. PT Waskita Karya (Persero) Tbk melalui Anak Perusahaannya, PT Waskita Karya Realty memiliki beberapa portofolio investasi yang masih berjalan dan yang akan dikembangkan.

Tinggalkan Komentar