Senin, 08 Agustus 2022
10 Muharram 1444

Update Erupsi Semeru: 34 Orang Meninggal Dunia, 16 Masih Hilang

Selasa, 07 Des 2021 - 14:23 WIB
Penulis : Fadly Zikry
Semeru - inilah.com
ist

Jumlah korban meninggal terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, bertambah menjadi 34 orang.

Jumlah itu berdasarkan data yang di update hingga Selasa (7/12/2021) siang.

“Hingga saat ini jumlah korban meninggal sebanyak 34 orang dan 16 orang masih dalam pencarian,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Surabaya I Wayan Suyatna kepada sejumlah wartawan di Posko Lapangan Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Dilansir dari Antara, saat ini terdapat empat tim evakuasi yang melakukan operasi pencarian terhadap korban terdampak awan panas guguran. Tim berpencar ke sejumlah titik seperti di Curah Kobokan, Kampung Renteng, dan lokasi penambangan pasir.

Baca juga
Inilah Saham-saham Pilihan Jumat, 22 April 2022

“Tim evakuasi paling banyak menemukan jenazah korban di dua lokasi yakni Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, dan Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh,” tuturnya.

Ia menjelaskan jenazah korban lebih banyak ditemukan tertimbun material abu vulkanik dan awan panas guguran, namun ada juga yang ditemukan di dalam reruntuhan rumah.

“Sejauh ini cuaca cukup cerah dalam melakukan evakuasi korban awan panas guguran Semeru karena kendala tim operasi selama ini yakni faktor cuaca seperti angin kencang dan hujan deras, serta aktivitas Semeru seperti awan panas guguran dan abu vulkanik,” tuturnya.

Ia mengatakan aktivitas Gunung Semeru yang masih berpotensi meluncurkan awan panas guguran juga menjadi pertimbangan tim operasi dalam melakukan evakuasi korban.

Baca juga
Kasus Penembakan, Tak Ada Garis Polisi di Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo

“Kami mengutamakan keselamatan tim evakuasi dalam melakukan pencarian korban. Apabila cuaca buruk maka tim akan mencari tempat yang aman lebih dulu sebelum melanjutkan evakuasi korban,” katanya.

Jenazah korban yang ditemukan tim evakuasi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haryoto dan RSUD Bhayangkara Lumajang untuk penanganan selanjutnya.

Sementara itu berdasarkan data Basarnas Surabaya, jumlah korban yang mengalami luka berat 26 orang dan luka ringan 82 orang yang sudah menjalani perawatan di Puskesmas dan rumah sakit.

Tinggalkan Komentar