Selasa, 12 Mei 2026 | 24 Dzulqa'dah 1447
inilah.comempaticsrUpdate Korban Longsor Cisarua KBB: Dompet Dhuafa Siagakan Ambulans dan Tenda

Update Korban Longsor Cisarua KBB: Dompet Dhuafa Siagakan Ambulans dan Tenda

Ibnu Medium.jpeg
Senin, 26 Januari 2026 - 04:51 WIB
Share
Bantu Korban Longsor Cisarua, Dompet Dhuafa Jabar Terjunkan Tim Medis dan Logistik. (Foto: DMC Dompet Dhuafa)

Bantu Korban Longsor Cisarua, Dompet Dhuafa Jabar Terjunkan Tim Medis dan Logistik. (Foto: DMC Dompet Dhuafa)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung
KecilBesar

Dompet Dhuafa Jawa Barat bersama Disaster Management Center (DMC) bergerak cepat merespons bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026).

Hingga Minggu (25/1/2026), tim respons telah mendirikan layanan Pos Hangat, menyiagakan armada ambulans, serta terjun langsung mendukung operasi pencarian dan pertolongan korban.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat, Yogi Achmad Fajar, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat sejak awal kejadian. Salah satu langkah prioritas adalah pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi dan evakuasi medis.

“Selain Pos Hangat, Dompet Dhuafa Jawa Barat juga mendirikan tenda pleton untuk pengungsi, membantu distribusi logistik dari BNPB, menyiapkan alas tidur dan selimut, serta menyiagakan Ambulans Barzah untuk kebutuhan evakuasi medis dan pemulasaraan jenazah,” ujar Yogi saat dihubungi, Minggu (25/1/2026).

Berdasarkan data sementara hingga Sabtu sore, bencana ini mengakibatkan 8 orang meninggal dunia, di mana 6 di antaranya telah teridentifikasi. Sebanyak 82 warga dilaporkan masih hilang dan diduga tertimbun material longsor. Sementara itu, 34 Kepala Keluarga (KK) atau 137 jiwa terpaksa mengungsi di aula dan teras Kantor Desa Pasirlangu.

Layanan Pos Hangat yang didirikan Dompet Dhuafa di lokasi pengungsian tercatat telah melayani 175 penerima manfaat, yang terdiri dari penyintas, relawan, dan petugas gabungan.

Yogi menambahkan, kebutuhan mendesak saat ini meliputi selimut, tikar, makanan siap santap, air bersih, paket kebersihan (hygiene kit), hingga layanan dukungan psikososial bagi keluarga korban. Namun, upaya penanganan di lapangan menghadapi tantangan cuaca hujan yang masih tinggi serta akses jalan yang sempit dan berkelok.

“Dompet Dhuafa Jawa Barat akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, serta unsur relawan lainnya untuk memastikan proses pencarian korban dan pemenuhan kebutuhan dasar penyintas dapat berjalan optimal,” pungkasnya.

0 suka
0 bookmark
Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com