Minggu, 29 Januari 2023
07 Rajab 1444

Urgen bagi Pengusung Anies, Galang Soliditas NasDem-Demokrat-PKS

Kamis, 26 Jan 2023 - 11:32 WIB
Anies Baswedan. (Foto: Istimewa)
Anies Baswedan diusung sebagai bakal calon presiden 2024 oleh partai politik yang tergabung dalam Koalisi Perubahan. (Foto: Arsip)

Pakar Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof R Siti Zuhro berpendapat hal yang mendesak atau sangat penting untuk dilakukan sekarang bagi tiga partai politik pendukung calon Presiden Anies Baswedan, yaitu Partai NasDem, Demokrat, dan PKS adalah menggalang dan membangun soliditas.

“Tugas Anies sebagaimana disampaikan Ketum NasDem adalah memilih cawapres. Yang urgen dilakukan saat ini adalah menggalang dan membangun soliditas di antara partai-partai pendukung Anies,” kata Siti Zuhro saat dihubungi Inilah.com di Jakarta, dikutip Kamis (26/1/2023).

Siti Zuhro menekankan bagaimana kompromi bisa dicapai agar dukungan terhadap Anies utuh dari ketiga partai yang ada tersebut.

“Kalaupun toh sudah ada kesepakatan antara Anies dengan Demokrat, Anies harus tetap menjalin komunikasi yang intensif dengan PKS karena koalisi NasDem dan Demokrat belum cukup untuk mengusung capres- cawapres dalam Pilpres 2024,” terang Siti Zuhro.

Baca juga
Tri Suaka Batal Manggung, Zinidin Zidan Ditinggal Subscriber

Selanjutnya, Peneliti Ahli Utama BRIN ini menuturkan Anies dengan NasDem, Demokrat, dan PKS bila memang sudah sepakat membentuk Koalisi Perubahan, maka perlu pula menyepakati bagaimana agar pasangan calon yang diusung menang, baik di pemilihan presiden (pilpres) maupun pemilihan legislatif (pileg).

“Bila perlu ketiga partai ini mencapai kompromi untuk menyepakati Anies berpasangan dengan sosok di luar ketiga partai ini dengan catatan memberi prospek yang baik dalam pemilu nanti,” ungkap Siti Zuhro.

Adapun dari perkembangan terbaru terkait koalisi antara NasDem, Demokrat, dan PKS, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang partainya resmi mengusung Anies sebagai Capres 2024 mengajak Partai NasDem dan PKS untuk segera membentuk Sekretariat Perubahan. Ajakan ini sebagai bukti keseriusan dan komitmen Partai Demokrat untuk mewujudkan Koalisi Perubahan.

AHY menegaskan, koalisi Demokrat, PKS, dan NasDem bertemu bukan untuk politik transaksional dan pragmatisme. “Koalisi Demokrat, PKS, dan NasDem dipersatukan oleh visi dan semangat yang sama, senasib dan seperjuangan, untuk mengemban amanah rakyat yang menginginkan perubahan dan perbaikan pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,”kata AHY dalam keterangan persnya kepada Inilah.com, Kamis (26/1/2023).

Baca juga
Pj Sekda DKI Tutup Pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits ke-27

Sebenarnya, lanjut AHY, kerja tim kecil Koalisi Perubahan sudah mendekati tahap final. Dengan rentang waktu komunikasi lebih dari enam bulan, sudah cukup untuk mengambil keputusan yang penting dan fundamental.

Sedangkan terkait bakal calon presiden (bacapres), tambahnya, sudah ada kesamaan cara pandang dari ketiga partai untuk mengusung Anies Baswedan sebagai Bacapres 2024. “Bagi Demokrat, Mas Anies adalah Tokoh Perubahan dan Perbaikan,” ujarnya.

Sementara menyangkut bakal calon wakil presiden (bacawapres), sebagaimana publik ketahui, Partai NasDem menyerahkan sepenuhnya kepada Bacapres Anies Baswedan. Adapun AHY mengakui, Demokrat dan PKS masing-masing memiliki aspirasi kader utamanya sebagai bacawapres. “Sebagai aspirasi selaku calon anggota koalisi, itu wajar,” jelas AHY.

Baca juga
OPPO Geser Xiaomi Kuasai Pasar Ponsel di Indonesia Q3 2021

Namun, AHY menilai, yang terpenting adalah diskusi bacawapres hendaknya tidak menghambat finalisasi koalisi, sehingga pembentukan koalisi perubahan adalah sebuah keniscayaan.

“Kami rasional saja. Jangan sampai faktor penentuan Bacawapres ini justru menjadi hal yang menghambat bagi terbentuknya Koalisi Perubahan. Untuk itu, Demokrat akan mengajak PKS agar menyerahkan keputusan Bacawapres kepada Bacapres yang kita usung. Dengan demikian, tiga partai memiliki kesetaraan yang sama dalam koalisi,” terang AHY.

Tinggalkan Komentar