Urusan Taliban, Indonesia Pernah Sukses Jadi Mediator

Urusan Taliban, Indonesia Pernah Sukses Jadi Mediator - inilah.com

Taliban diketahui sebagai kelompok yang pernah berjaya di Afghanistan kemudian digulingkan. Taliban terus berupaya berjaya kembali sehingga terus terjadi konflik berkepanjangan.

Kelompok Taliban berhasil menduduki Ibu Kota Kabul, Minggu (15/08/2021), setelah Presiden Ashraf Ghani meninggalkan Afghanistan.

Afghanistan berada di posisi kegawatan setelah diserang Taliban tanpa henti. Persoalan ini menjadi pusat perhatian dunia.

Terkait dengan Taliban, Indonesia pernah dilibatkan sebagai mediator guna menyelesaikan kasus penculikan dan penyanderaan warga Korea Selatan oleh kelompok Taliban di Afghanistan. Waktu itu era pemerintahan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Indonesia menjadi salah satu kunci dalam pembebasan warga negara Korsel yang disandera.

Baca juga  Mendesak, Berikut Kebutuhan Utama Korban Erupsi Gunung Semeru

“Kondisi Afghanistan vs Taliban. Jadi ingat 14 tahun lalu, Agustus-Sep 2007, diplomasi RI di bawah kepemimpinan Presiden @SBYudhoyono berhasil bantu bebaskan 23 misionaris Kristen Korea Selatan yang ditawan Taliban,” tulis mantan Sekretaris Kabinet Republik Indonesia Dipo Alam dalam akun Twitternya, Selasa (17/8/2021).

Presiden Korsel Roh Moo Hyun kala itu berterima kasih atas bantuan
Indonesia dalam pembebasan warga negaranya yang disandera. Itu
disampaikan langsung kepada SBY dalam pembicaraan telepon Sabtu
(1/9/2007) silam.

Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak dan aktif dalam upaya menciptakan perdamaian dunia. Terlibatnya Indonesia sebagai mediator membawa harapan dari berbagai pihak yang ingin segera terselesaikannya konflik.

Baca juga  Syafruddin Berpesan ke Mahasiswa Al-Azhar Kairo Mengabdi untuk Indonesia

Tinggalkan Komentar