Senin, 08 Agustus 2022
10 Muharram 1444

Usai Liburan Dua Minggu dari Turki, Ashanty Dikabarkan Positif Omicron

Jumat, 07 Jan 2022 - 11:08 WIB
Ashanty Dikabarkan Positif Omicron - inilah.com
istimewa

Ashanty bersama keluarga besarnya telah menjalankan liburan di Turki selama dua minggu. Ashanty dikabarkan positif Omicron.

Meski belum ada kejelasan, tentang Ashanty dikabarkan positif Omicron, saat ini dia tengah menjalani karantina di Hotel Sahid, Jakarta Pusat.

Pada instagram story @ashanty_ash, dia mengungkapkan menjalani tes PCR lagi agar lebih aman.

Saat itu, dia menampilkan foto dirinya dengan menggunakan kaos hitam, dan wajah yang tetap glowing.

“PCR lagi biar safe,” tulis Ashanty seperti inilah.com kutip di instagram story-nya @ashanty_ash, Jakarta, Jumat, (07/01/2022).

Masyarakat pun bertanya langsung di akun instagramnya. Namun, Ashanty hingga kini belum mengeluarkan keterangan resmi soal hasil tes PCR tersebut.

Baca juga
Catat! Ini Ciri-ciri Gejala Orang Kena Omicron BA.4 dan BA.5

“Bund aku liat berita-berita ada berita enggak enak tentang bunda benar apa enggak sih?” tulis pemilik akun @bntngirn_ pada kolom komentar instagramnya.

Sebelumnya, Ashanty menghabiskan liburan bersama keluarga dan juga besannya, Gen Halilintar di Turki. Dia bersama Anang Hermansyah dan dua anaknya sudah kembali ke Indonesia.

Kini Ashanty tengah menjalankan karantina selama 10 hari di hotel Sahid, Jakarta.

Gejala Omicron

Dibandingkan dengan varian Delta, Omicron menyebabkan COVID-19 bergejala ringan seperti tenggorokan gatal, nyeri otot ringan, kelelahan ekstrem, batuk kering dan keringat malam.

Varian Omicron Cepat Bermutasi, Masyarakat Tahan Diri ke Luar Negeri

Sebelumnya, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan RI, Dr. Siti Nadia Tarmizi menghimbau masyarakat untuk menahan diri tidak bepergian ke negara-negara dengan transmisi penularan Omicron yang sangat tinggi.

Baca juga
Empat Alasan Anak Tidak Butuh Vitamin

“Jangan egois, harus bisa menahan diri untuk tidak bepergian dulu ke negara dengan transmisi penularan COVID-19 yang sangat tinggi seperti Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat. Kita harus bekerjasama melindungi orang terdekat kita dari tertular COVID-19. Mari kita menahan diri,” tegas dr. Nadia.

Tinggalkan Komentar