Rabu, 25 Mei 2022
24 Syawal 1443

Usai Ulah Ozil Bela Uighur, China Kembali Blokir Siaran Liga Inggris untuk Dukung Rusia

Liga Inggris - inilah.com
Pesan 'Football Stand Together' ditampilkan dalam warna Ukraina di atas kerumunan menjelang pertandingan sepak bola final Piala Liga Inggris antara Chelsea dan Liverpool di Stadion Wembley, London barat laut pada (27/02/2022) (Foto Gettyimages)

China dilaporkan bahwa mereka akan memboikot siaran Liga Inggris demi menunjukkan dukungan kepada Vladimir Putin dan Rusia di tengah konflik dengan Ukraina. Bukan kali ini saja ‘Negeri Tirai Bambu’ membuat langkah serupa.

Pada tahun 2019 lalu, China memboikot siaran laga Arsenal di Liga Inggris. Sebabnya, Mesut Oezil yang kala itu masih menjadi kapten The Gunners mengkritik perlakuan China terhadap Muslim Uighur.

“Hai Uighur. Orang-orang yang berdarah atas nama umat. Komunitas yang terus bertarung menghadapi persekusi. Para pengikut yang selalu berdiri sendirian menghadapi orang-orang yang mencoba menjauhkan Islam dari mereka,” tulis Oezil di media sosial kala itu.

Baca juga
Warga Rusia Gelar Aksi di Kedubes Ukraina: Maafkan Kami

Dalam unggahannya, Oezil yang kini berseragam Fenerbahçe juga mengkritik negara-negara muslim yang tidak bersuara untuk menentang perlakuan pemerintah China terhadap kelompok minoritas muslim di bagian barat negara itu. China dikecam secara luas karena menurut kelompok-kelompok hak asasi manusia, mereka menahan satu juta orang di kamp-kamp dengan keamanan tinggi di Xinjiang, China utara dengan sebuah kebijakan yang bertujuan menghomogenisasi kelompok itu untuk mencerminkan budaya Han di negara itu.

Dan kini pemegang hak siar China mengatakan kepada Liga Premier bahwa mereka tidak akan menyiarkan pertandingan akhir pekan ini karena Liga Inggris berencana menunjukkan dukungan kepada Ukraina setelah diinvasi Rusia, kata laporan BBC seperti dikutip Reuters, Sabtu (05/03).

Baca juga
Galatasaray vs Barcelona, Pembuktian Tim Raksasa di Liga Europa

China adalah sekutu terdekat Rusia yang menyebut aksinya di Ukraina sebagai “operasi khusus”.

Liga Premier mengatakan Rabu bahwa tim-tim liga ini akan menunjukkan dukungannya kepada Ukraina pada pertandingan dari 5-7 Maret di mana semua dari 20 kapten tim akan mengenakan ban lengan khusus berwarna bendera Ukraina.

Liga Inggris menganjurkan penggemar bergabung bersama pemain, manajer, ofisial pertandingan, dan staf klub dalam momen hening dan solidaritas sebelum kickoff dalam semua pertandingan akhir pekan ini.

Layar di stadion akan menampilkan pesan “Football Stands Together” dengan latar belakang warna biru dan kuning bendera kebangsaan Ukraina.

Tinggalkan Komentar