Selasa, 28 Juni 2022
28 Dzul Qa'dah 1443

Usai Ziarah, Erick Thohir Berencana Bangun Masjid Dekat Makam Buya Syafii Maarif

Rabu, 22 Jun 2022 - 21:28 WIB
Erick buya syafii ziarah - inilah.com
Menteri BUMN Erick Thohir ziarah ke makam Buya Syafii Maarif di Taman Makam Husnul Khatimah, PKU Muhammadiyah, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (22/6/2022) - ist

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berziarah ke makam Cendekiawan Muslim Buya Syafii Maarif di Taman Makam Husnul Khatimah, PKU Muhammadiyah, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (22/6/2022).

Dalam kesempatan itu, Erick didampingi Ketua PP Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, Komisaris Independen PT Jamkrindo Muhammad Muchlas Rowi, serta beberapa pengurus Rumah Sakit PKU Muhammadiyah.

“Hari ini, saya di sini, di depan makam Buya, ingin menelusuri tapak, mengikuti suluh, dan meneladani ketulusan hidup Buya Syafii Maarif,” kata Erick.

Ia menilai Buya Syafii Maarif merupakan sosok cendekiawan, intelektual, ulama kharismatik, sekaligus guru bangsa.

Baca juga
Erick Thohir Ingin Kurangi Impor Sektor Energi

Erick menyebut, Buya Syafii memiliki jasa penting merekatkan kerukunan umat beragama melalui berbagai dialog antariman yang menjadi landasan penting bagi penerus bangsa.

“Sebagai cendekiawan, Buya Syafii Maarif mengajarkan dirinya agar memiliki cakrawala berpikir yang luas. Tidak berhenti di satu titik agar selalu mampu menawarkan solusi bagi masalah kekinian,” ujarnya.

Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) itu menuturkan pondasi kerukunan yang dibangun almarhum Buya Syafii adalah bekal bagi dirinya dan bagi anak bangsa untuk meneruskan tongkat estafet sekaligus mencari keseimbangan, termasuk di bidang ekonomi.

Erick mengaku mengenal Buya Syafii melalui beberapa pokok pemikirannya yang tertuang di Harian Republika.

Salah satu tulisan Buya yang memengaruhi cara berpikirnya adalah tulisan berjudul ‘Bangkit Secara Otentik’ yang dimuat di kolom ‘Resonansi’ Republika edisi 13 Januari 2004.

Baca juga
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Masuk Jajaran 100 Ilmuwan Sosial Top Indonesia

“Ketika saya masih menjadi direktur utama di Republika, Saya ingat masa-masa saat almarhum Buya Ahmad Syafii Maarif giat menulis di kolom ‘Resonansi’ milik koran Republika. Saya bahkan ingat tulisan pertama Buya di Republika edisi 13 Januari 2004, berjudul ‘Bangkit Secara Otentik’,” tuturnya.

Menurutnya, tulisan Buya Syafii soal kebangsaan dan kenegaraan itu masih relevan dengan situasi saat ini, untuk masa depan bangsa dan negara.

Sesuai pesan Buya, Erick mengaku ingin ikut berikhtiar menjadikan umat lebih berdaya. Erick mengungkapkan berencana membangunkan sebuah masjid di dekat lokasi pemakaman Taman Khusnul Khatiman, Kulon Progo.

Tinggalkan Komentar