Jumat, 20 Mei 2022
19 Syawal 1443

Ustaz Yusuf Mansur Banjir Gugatan, dari Paytren hingga Nabung Tanah

Ustaz Yusuf Mansur Harus menghadapi sederet gugatan hukum
Ustaz Yusuf Mansur Harus menghadapi sederet gugatan hukum

Ustaz Yusuf Mansur kembali ramai jadi perbincangan usai video marah-marahnya sampai gebrak meja viral di media sosial.

Ustaz yang dikenal kalem dalam membawakan ceramah itu tampak berubah dalam video yang beredar. Dalam video, Ustaz Yusuf Mansur kerap mengungkit soal Paytren dan uang triliunan rupiah sambil mengebrak meja.

Usut punya usut, Yusuf Mansur memang sedang terlilit banyak masalah di pengadilan. Sejumlah nasabah Paytren menggugatnya ke pengadilan. Termasuk juga soal bisnis batu bara sampai patungan hotel dan nabung tanah menyeret nama ustaz kondang tersebut.

Yusuf pernah digugat oleh 12 orang atas tuduhan wanprestasi hingga penggugat juga meminta hakim untuk menghukum Yusuf Mansur Cs secara tanggung renteng membayar kerugian materiil dan immateriil senili Rp98,7 triliun.

Dilansir dari situs resmi paytren-am.co.id, PayTren merupakan manajer investasi syariah di bawah bendera perusahaan bernama PT PayTren Aset Manajemen (PAM) dan mulai beroperasi pada 24 Oktober 2017 lalu.

Layaknya manajer investasi lain, perusahaan milik Yusuf ini juga memiliki izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca juga
Buruh Duduki Kursi Gubernur Banten, Wahidin Minta Polisi Tindak Tegas

Izin itu tertuang dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor: KEP-49/D.04/2017 tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan Efek yang Melakukan Kegiatan Usaha sebagai Manajer Investasi Syariah kepada PT Paytren Aset Manajemen.

Manajemen Paytren mengklaim sebagai perusahaan manajer investasi syariah pertama di Tanah Air. Salah satu produk yang ditawarkan adalah PAM Syariah Likuid Dana Safa.

Produk tersebut merupakan reksa dana, di mana nasabah sepenuhnya ditempatkan pada instrumen berbasis pasar uang syariah. Investasi ini memiliki jangka waktu kurang dari 12 bulan dan telah ditawarkan melalui penawaran umum di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Mengutip paytren.co.id, Yusuf juga mendirikan mendirikan aplikasi pembayaran elektronik yang berfungsi sebagai uang elektronik (e-money) dengan nama Paytren. Bisnis ini berada di bawah naungan PT Veritra Sentosa Internasional.

E-money tersebut dapat digunakan untuk membayar listrik, air PAM, tiket pesawat, kereta api, travel, voucher game, hingga sedekah.

Tak hanya itu, aplikasi Paytren juga memiliki fitur lain seperti transfer bank, Belanjaku, cashback, sedekah, Paytren Academy, Paytren Connect, hingga pinjam meminjam dan produk emas Paytren.

Baca juga
Perkembangan Data Kasus dan Vaksinasi COVID-19 di Jakarta 18 Januari 2022

Soal bisnis batu bara, Yusuf Mansur digugat ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait investasi batu bara yang diduga menelan kerugian puluhan miliar rupiah. Penggugatnya adalah Zaini Mustofa, seorang pengacara yang mengaku menjadi salah satu korban dalam investasi batu bara tersebut. Selain gugatan perdata senilai Rp98 triliun, Zaini juga sedang mendalami untuk menggugat secara pidana atas tuduhan penipuan dan penggelapan.

“Soal tipu menipu mah kagak. Soal batu bara saya dibilang nipu, kagak! Dari dulu malah saya ngalah mulu, ikut ganti ikut bayar beberapa orang, malah ada satu orang Rp23 miliar itu. Saya juga gak tahu dapat duit dari mana itu bisa ganti. Belum yang lain-lain itu, yang nyelonong ke rumah saya, kalau sekarang mah enggak. Kalau sekarang ada yang mau mempermasalahkan ke polisi aja udah, buktiin di sono aja udah. Selama ini juga ke polisi melulu, pakai pengacara melulu ya gak apa-apa,” tutur suami dari Siti Maemunah tersebut dalam klarifikasinya.

Baca juga
Polri Tempatkan Novel di Satgas Pencegahan Tipikor

Di Pengadilan Negeri Tangerang, ada puluhan gugatan yang dialamatkan ke Yusuf Mansur. Mulai dari investor patungan usaha hotel, ada TKW yang menggugat atas investasi nabung tanah.

Pimpinan dari pondok pesantren Daarul Quran itu mengaku masih harus banyak belajar sabar dalam menghadapi beragam persoalan. Salah satu pelajaran yang perlu ia ambil adalah menjauhkan diri dari telepon seluler dan sosial media ketika menghadapi masalah.

“Sbb bisa jebol pertahanan tahunan nyabarin diri. Dengan jadi yang kecewa, marah2, sebel, ngambuk, ribu, ngeluh,” ujar Yusuf Mansur dalam unggahan tangkapan layar di IG stories, Jumat (8/4/2022).

Yusuf Mansur berharap, temen-teman bisa mengambil pelajaran dari dirinya.. “Dan bersabar, tanpa batas.. Apapun itu.. Dan Doain saya bisa belajar dan belajar. Dan juga diampunan dan dirahmati Allah.”

“Semoga kawan2 semua tidak seperti saya. Menang terus melawan emosinya. Tutup doa buat saya ya.”

Tinggalkan Komentar