Vaksin Sinovac Diterima Sebagai Syarat Umrah

Vaksin Sinovac Diterima Sebagai Syarat Umrah - inilah.com
foto istimewa

Arab Saudi akhirnya menerima vaksin Sinovac sebagai salah satu syarat bagi jemaah asal Indonesia yang hendak menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.Hal ini diungkapkan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin pada Senin (18/10/2021).

Tak hanya Sinovac, vaksin Sinopharm pun bisa digunakan sebagai syarat untuk umrah. Namun bagi jemaah yang sudah mendapatkan dua vaksin tersebut, boleh berangkat umrah dengan catatan harus menjalani karantina selama lima hari.

“Jadi buat teman-teman yang mau ke Saudi sudah ada cara, meskipun karantina lima hari,” ujar Budi.

Menurutnya hal itu sudah dibicarakan oleh Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sekaligus negosiasi dengan otoritas Arab Saudi terkait persyaratan vaksin Sinovac dan Sinopharm sebagi syarat umrah.

Baca juga  Baru 32 Tahun, Anak Pertama Menlu Retno Pimpin Bank Aladin Syariah

Budi pun mengakui Menteri Haji Arab Saudi saat ini adalah teman baiknya yang baru dipromosikan dari Menteri Kesehatan Arab Saudi. “Saya sudah lakukan pembicaraan telepon dan meeting, beliau janji bantu,” kata Budi.

Karena sebelumnya pemerintah Arab Saudi tidak mengizinkan jemaah umrah yang mendapatkan vaksinasi Sinovac, kecuali mendapatkan vaksinasi tambahan seperti Pfizer, Moderna, AstraZeneca, atau Jhonson and Jhonson sebagai booster.

Tinggalkan Komentar