Selasa, 04 Oktober 2022
08 Rabi'ul Awwal 1444

Vaksinasi Booster Sebelum Mudik? Jangan Stres Karena Mengurangi Kemanjurannya

Sabtu, 16 Apr 2022 - 03:51 WIB
Vaksinasi Booster
(ist)

Anda belum vaksinasi booster? Sebaiknya segeralah mendatangi pos-pos vaksinasi untuk mendapatkannya. Namun harus diingat, Anda tidak boleh stres memikirkan banyak hal, mulai dari THR, baju Lebaran dan sebagainya. Hal ini mengingat stres bisa mempengaruhi tingkat kemanjuran vaksin.

Bagi yang hendak mudik Lebaran, pemerintah mensyaratkan untuk mendapat vaksinasi booster. Hal ini beralasan untuk melindungi diri dari infeksi COVID-19 yang bertanggung jawab atas lebih dari 6 juta kematian di seluruh dunia.

Meskipun vaksin coronavirus tidak memberikan perlindungan lengkap terhadap virus, namun menjadi satu-satunya cara untuk tetap aman karena mengurangi risiko keparahan, kata para ahli kesehatan. Vaksinasi dapat mengurangi risiko infeksi parah dan rawat inap.

Dosis ketiga juga diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus yang berkurang seiring waktu setelah dua dosis pertama. Dosis ketiga dapat lebih memperkuat kekebalan dan mengurangi risiko terinfeksi virus.

Namun, banyak pakar kesehatan mengingatkan siapapun yang akan mendapatkan vaksinasi COVID-19 harus mengindari stres. Kita tahu bahwa stres dapat berdampak pada kesehatan yang negatif, seperti penambahan berat badan, sulit tidur, tekanan darah tinggi, dan lain-lain. Stres, depresi, kesepian maupun gangguaan kesehatan mental juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, dan menurunkan efektivitas vaksin.

Baca juga
Airlangga: Pemerintah Percepat Vaksinasi Dosis Dua dan Lansia di Luar Jawa-Bali

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan dalam jurnal Psychosomatic, penerima vaksin yang stres mengembangkan respons kekebalan yang jauh lebih lemah daripada penerima vaksin yang tidak mengalami stres.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa tingkat stres pasien dapat memengaruhi potensi vaksin virus, tetapi hasil baru menunjukkan bahwa hal yang sama berlaku untuk vaksin bakteri, seperti yang melindungi dari pneumonia.

Para peneliti mencatat bahwa meskipun pengujian ketat telah menunjukkan bahwa vaksin COVID-19 sangat efektif dalam menghasilkan respons kekebalan yang kuat, tidak semua orang akan segera mendapatkan manfaat secara penuh. Faktor lingkungan, genetika individu dan kesehatan fisik serat mental, dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, memperlambat respons terhadap vaksin, kata mereka.

“Selain faktor fisik, pandemi memiliki komponen kesehatan mental yang sama mengganggu, menyebabkan kecemasan dan depresi, di antara banyak masalah terkait lainnya,” kata Annelise Madison, seorang peneliti di The Ohio State University, AS.

“Stres emosional seperti ini dapat memengaruhi sistem kekebalan seseorang, merusak kemampuan mereka untuk menangkal infeksi,” kata Madison, penulis utama makalah tersebut.

Baca juga
Erick, Menhub dan Menko PMK Tinjau Arus Balik di Lampung

Artinya kemanjuran vaksin dan bagaimana perilaku kesehatan serta pemicu stres emosional dapat mengubah kemampuan tubuh untuk mengembangkan respons kekebalan. Jadi kurangi stres menjelang lebaran ini jika Anda ingin mendapatkan manfaat maksimal vaksin booster ini.

Apa yang Boleh dan Tidak Sebelum Vaksin Booster?

Sebelum mendapatkan vaksin booster ini, ada beberapa hal yang harus dan tidak boleh dilakukan yang harus Anda ingat:

– Pastikan Anda tidak sakit

Pastikan Anda tidak sakit pada hari vaksinasi booster Anda dijadwalkan. Jika menderita influenza, flu, atau pilek, jadwalkan ulang janji vaksinasi Anda di kemudian hari. Ketika Anda sakit, dan merasa lemah kemudian mendapatkan vaksin, hal itu dapat memicu efek samping.

– Makan yang baik dan banyak minum air putih

Jaga pola makan Anda selama berhari-hari sebelum dan sesudah mendapatkan dosis ketiga. Makan seimbang dan minum cukup air dalam sehari dapat membantu melawan efek samping vaksinasi dan membantu vaksin bekerja dengan baik. Bahkan pada hari vaksinasi, pastikan Anda tidak pergi dengan perut kosong.

– Berolahraga

Olahraga ringan 2-3 hari sebelum mendapatkan vaksin dapat membantu meningkatkan kekebalan dan meningkatkan efisiensi vaksin. Setelah mendapatkan dosis coba lakukan latihan tangan sederhana untuk mengurangi nyeri lengan dan nyeri otot.

Baca juga
Gibran Minta Kapolres Cegat Mobil Dinas Pemkot yang Mudik

– Tidur nyenyak

Jadwal tidur yang buruk dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik Anda. Bahkan dapat mengurangi efektivitas vaksinasi dan membuat Anda merasa lelah. Jadi, tidurlah yang nyenyak pada hari-hari sebelum mendapatkan vaksin dan istirahatlah setelahnya.

– Hindari minum obat demam

Vaksinasi virus corona dapat menyebabkan demam ringan setelahnya, tetapi hindari minum obat apa pun untuk mengatasinya. Vaksinasi menyebabkan demam ringan tetapi hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari. Asupan air yang cukup, makanan seimbang dan istirahat yang cukup sudah cukup untuk memulihkannya. Hanya jika kondisinya semakin parah konsultasikan dengan dokter dan minum obat. [ikh]

Tinggalkan Komentar