Senin, 15 Agustus 2022
17 Muharram 1444

Varian Omicron Terus Bertambah, Sebanyak 414 Orang Terinfeksi

Senin, 10 Jan 2022 - 10:08 WIB
Penulis : Willi Nafie
Varian Omicorn Terus Bertambah, Sebanyak 414 Orang Terinfeksi

Varian Omicron terus bertambah di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, pada Sabtu (8/1/2022) lalu, total kasus konfirmasi Omicron sudah mencapai 414 orang. Ini merupakan akumulasi keseluruhan setelah terdapat penambahan kasus sebanyak 75 orang.

Secara keseluruhan, selama Desember 2021 kasus konfirmasi Omicron terus bertambah mencapai 136 orang, sementara di tahun 2022 hingga 8 Januari sebanyak 278 orang.

Dari 414 orang, 31 orang tercatat dengan kasus transmisi lokal. Sisanya pelaku perjalanandari luar negeri. Kemudian mayoritas dari yang terinfeksi Omicron adalah mereka yang telah divaksinasi lengkap.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, pemerintah meminta masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan keluar negeri jika tidak terlalu penting. Mengingat terus ada penambahan kasus Omicron.

“Sebagian besar kasus Omicron berasal dari pelaku perjalanan luar negeri. Karena itu masyarakat di harapkan menunda dahulu jika ingin pergi ke luar negeri,” kata Siti Nadia, Senin (10/1/2022).

Siti mengatakan vaksinasi tidak menjamin seseorang terhindar dari virus COVID-19. Pasalnya, meski seseorang telah melakukan vaksinasi dosis lengkap, virus tersebut tetap bisa menginfeksi.

“Kita harus waspada, jangan sampai tertular. Wajib disiplin terapkan protokol kesehatan meski sudah vaksinasi, jangan sampai tertular dan menularkan” ucapnya.

Varian Omicron Tingkat Penularan Jauh Lebih Cepat

Omicron sendiri memiliki tingkat penularan yang jauh lebih cepat berbandingan dengan varian Delta. Di Indonesia, pergerakan kasus Omicron terus meningkat sejak pertama kali terkonfirmasi pada 16 Desember 2021. Kasus penularan Omicron paling banyak berasal dari orang yang berpergian dari Turki dan Arab Saudi.

Kemenkes mendorong untuk terus memperkuat kegiatan 3T (Testing, Tracing, Treatment). Lali aktif guna melakukan pemantauan, apabila menemukan klaster-klaster baru, dan segera melaporkan dan berkoordinasi dengan pusat apabila ditemukan kasus konfirmasi Omicron di wilayahnya.

Individu juga perlu harus terus meningkatkan untuk menghindari potensi penularan Omicron. Protokol kesehatan 5M dan vaksinasi harus berjalan beriringan sebagai kunci untuk melindungi diri dan orang sekitar dari penularan Omicron.

 

Tinggalkan Komentar