https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   01 September 2021 - 11:35 wib

Puncak Membludak, Ganjil-Genap Dibuat

Potret kawasan Puncak pasca penuruan level PPKM kembali padat. Mulai jalan utama, alternatif, sampai jalur tikus tak lepas dari macet. Tak hanya mobil, motorpun tampak antre mengular memenuhi jalur puncak.

Padahal, lokasi-lokasi wisata di kawasan puncak belum sepenuhnya beroperasi. Kalaupun boleh, kapasitas tempat wisata dibatasi tak lebih 25% sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2021.



Video di atas, diambil pada tanggal 29 Agustus 2021 atau saat weekend.

Terjadi peningkatan jumlah kendaraan di kawasan Puncak hingga 40 persen atau sekitar 38.000 kendaraan.

Dilonggarkan berbagai aturan seiring penurunan level PPKM membuat warga yang sudah berbulan-bulan dirumah, keluar mencari hiburan.

Kekhawatiran muncul setelah melihat kerumunan ini. Akankah kita akan kembali ke pengetatan, penyekatan, dan PPKM kembali ditingkatkan.

Pemerintah Kabupaten Bogor Segera Merespon

Kebijakan ganjil genap kendaraan di Kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, akan diterapkan mulai Jumat, 3 September 2021.

Kebijakan ganjil genap ini untuk pertama kalinya dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Polres Bogor, untuk mengurai kemacetan dan kepadatan di jalur wisata tersebut, terutama di akhir pekan.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan, pemberlakukan ganjil genap ini terlebih dulu akan dilakukan uji coba setiap akhir pekan, mulai dari Jumat, Sabtu dan Minggu.

"Nanti kita lihat apa kekurangan dan kelebihannya selama uji coba ganjil genap kendaran ini," kata Harun usai rapat bersama Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, awal pekan kemarin.

Selain di kawasan Puncak, ganjil genap juga nantinya akan diberlakukan di sekitara Sentul, Babakan Madang. Kawasan Sentul memiliki keterkaitan dan kerap menjadi jalur alternatif menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Soal kapan waktu pelaksanaan ganjil genap, Harun mengatakan, peraturan ini akan dimulai Jumat siang, pagi dan malam hari.

Pemberlakukan ganjil genap ini akan berlaku bagi seluruh kendaraan, baik yang berasal dari wilayah Bogor maupun luar bogor.

"Kecuali untuk kendaraan darurat, seperti ambulans, angkot, damkar, kendaraan kesehatan, logistik dan sejenisnya," papar Harun.

Selain ganjil genap, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor juga akan melakukan penyekatan dan meminta setiap pengendara memperlihatkan sertifikat vaksinasi minimal dosis pertama untuk masuk ke kawasan Puncak yang sebelumnya diizinkan oleh petugas.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Banjir di Bogor Paksa Warga Mengungsi

Banjir yang menerjang empat kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (6/7/2021) sore m
berita-headline

Inersia

Ciptakan Destinasi Bebas Covid-19, Sentra Vaksin di Tempat Wisata jadi Incaran

Indonesia saat ini masih berjuang untuk melawan ganasnya covid-19. Hingga saat ini kasus terkonfi
berita-headline

Viral

Demi Pariwisata, Bali dan Jateng Genjot Vaksinasi

Pemerintah saat ini masih terus menggelar pelayanan vaksinasi Covid-19 di berbagai daerah untuk m
berita-headline

Viral

President WTFI Puji Kinerja Menteri Sandiaga Bukan Kaleng-kaleng

Terkait kinerja para menteri pilihan Presiden Joko Widodo, ada pernyataan menarik dilontarkan
berita-headline

Viral

Alasan Kebijakan Ganjil Genap Diberlakukan Kembali

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memb