https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   03 September 2021 - 23:58 wib

NIK Jokowi Tidak Bisa Diubah

Viral
berita-headline

Tangkapan layar sertifikat vaksin Presiden Jokowi yang tersebar di twitter

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak dapat diubah. Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, Zudan Arif mengatakan, NIK berlaku seumur hidup.

Dengan demikian, NIK Presiden Jokowi yang kadung tersebar tidak dapat diubah. Apalagi hal tersebut juga diatur dalam Undang-undang.

"NIK berlaku seumur hidup sesuai dengan aturan dalam UU Adminduk," kata Zudan Arif kepada wartawan, Jumat (3/9/2021).

Terkait data pribadi termasuk NIK, Zudan meminta masyarakat tidak sembarangan menyebarkan data penting ke publik. Zudan juga meminta masyarakat menjaga privasi. Zudan menambahkan, Kemendagri juga meminta sebuah lembaga tidak mengumumkan atau menyebarluaskan NIK seseorang.

"Tiap lembaga jangan mengumumkan NIK penduduk, NIK pelanggan, nasabah, mahasiswa, dan seterusnya," ujar Zudan.

Kepada operator aplikasi, Zudan menyarankan menggunakan autentikasi dua faktor atau two factor authentication (2FA). 

"Tiap aplikasi yang dibuat agar minimal menggunakan dua faktor atau unsur untuk otentikasi," katanya.

Seperti diketahui, Jumat pagi, jagad media sosial, dihebohkan dengan beredarnya sertifikat vaksin dan NIK Presiden Jokowi. 

Dalam tangkapan layar sertifikat vaksin Jokowi itu, tertera nama dan tanggal lahir Jokowi beserta barcode. Masih di dalam sertifikat itu, juga tertera Jokowi telah divaksin dosis kedua pada 27 Januari 2021. 

Pada bagian bawah sertifikat, ada logo KPC-PEN, Kementerian Kominfo, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian BUMN. Bahkan tertera nomor HP ajudan Presiden.

Pemerintah secara resmi membenarkan hal tersebut. Melalui pernyataan bersama, pemerintah mengakui keberadaan sertifikat vaksin dan NIK milik Jokowi. Namun pemerintah membantah data tersebut bocor dari aplikasi PeduliLindungi.

"Akses pihak-pihak tertentu terhadap Sertifikat Vaksinasi COVID-19 Bapak Presiden Joko Widodo dilakukan menggunakan fitur pemeriksaan Sertifikat Vaksinasi COVID-19 yang tersedia pada Sistem PeduliLindungi. Informasi terkait NIK dan tanggal vaksinasi COVID-19 Bapak Presiden Joko Widodo yang digunakan untuk mengakses Sertifikat Vaksinasi COVID-19 tidak berasal dari Sistem PeduliLindungi. Informasi NIK Bapak Presiden Joko Widodo telah terlebih dahulu tersedia pada situs Komisi Pemilihan Umum. Informasi tanggal vaksinasi Bapak Presiden Joko Widodo dapat ditemukan dalam pemberitaan media massa," kata Menkominfo Johnny G Plate.

Komentar (1)

komentar terkini

berita-profile
1 bulan lalu
Babe Trisno :
Duh.. Alibi menkom.... Kok gitu sih? Karepmuuu pak

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Waspada Situs Palsu PeduliLindungi, Ini Penjelasan Kominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta masyarakat waspada terhadap situs palsu pel
berita-headline

Viral

Penerapan Sertifikat Vaksin KRL, Masih Ada Warga yang Dilarang Masuk Karena Belum Vaksin

Kewajiban menunjukkan sertifikat vaksin COVID-19 bagi pengguna Ker
berita-headline

Viral

Bertemu Joko Widodo, Presiden: Aku Ora Ngerti Loh

Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih terus melakukan kunjungan kerja di beberapa daerah sekaligus
berita-headline

Viral

Fintech Lagi Naik Daun, Jokowi Optimis Ekonomi Indonesia Bisa Lewati China dan India

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia dapat menjadi negara dengan ekonomi terbesar k
berita-headline

Viral

Alasan Jokowi Mengenakan Baju Adat Suku Baduy

Presiden Joko Widodo mengenakan baju adat dari Suku Baduy saat men