https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   06 September 2021 - 15:29 wib

KPU Usul Pilkada Serentak 27 November 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024.

"Kami mengusulkan penyelenggaraan pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota pada 27 November 2024, mengacu pada UU Nomor 10 tahun 2016," kata Ketua KPU Ilham Saputra, rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR, Bawaslu, dan DKPP di Gedung Senayan, Jakarta, Senin (6/9/2021).

Dia menjelaskan alasan penetapan waktu itu mengacu pada persiapan pemilihan 2018 selama 12 bulan (Juni 2017 sampai Juni 2018), persiapan Pemilu tahun 2019 selama 20 bulan (Agustus 2017 sampai April 2019), dan persiapan pemilihan 2020 (September 2019 sampai Desember 2020).

"Untuk persiapan sudah disetujui bersama selama 25 bulan untuk Pemilihan 2024 sebelum hari pemungutan suara," ujar Ilham.

Dia pun merincikan penggunaan waktu itu, yakni verifikasi kepengurusan partai politik untuk penelitian dan perbaikan selama 30 hari. Durasi verifikasi faktual parpol tingkat provinsi, kabupaten/kota selama 53 hari.

Kemudian, durasi pembemtukan PPK, PPS dan KPPS selama 92 hari. Durasi pemutahiran data pemilih 30 hari. Kampanye selama 120 hari, masa kerja PPK dan PPS selama enam bulan sebelum dan dua bulan setelah pilkada. Serta durasi pencalonan kepala daerah selama 18 hari dan durasi masa kampanye kepala daerah selama 60 hari,

"Alangkah lebih baik, jika persetujuan waktu pemilihan dipercepat, karena banyak sekali yang perlu kita persiapkan," harap Ilham.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia mengatakan RDP itu merupakan tindak lanjut dari rapat kerja sebelumnya, dimana Komisi II membentuk tim kerja bersama Kemendagri, KPU, Bawaslu dan DKPP, untuk menyusun konsep dan desain penyelenggaraan pemilu di tahun 2024.

"Kita sama-sama paham, kalau di tahun 2024 adalah tahun politik, karena sepanjang tahun kita menyelenggarakan event politik dan itu bukan hal yang mudah," katanya menegaskan.

Doli berharap dengan konsep dan desain serta mengetahui tingkat kerumitan dari awal, maka semua pihak dapat mengurai serta mendapatkan solusinya.

"Dalam waktu dua bulan terakhir, tim kerja bersama sudah melakukan pertemuan untuk mematangkan konsep dan desain serta merumuskan beberapa hal terkait penyelenggaraan Pemilu 2024," jelas Doli.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Harga Pakan Tinggi, Peternak Unggas Teriak

Paguyuban Peternak Rakyat Nusantara menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat
berita-headline

Kanal

Anggota DPR dari PKS: Kereta Cepat Ambil Jatah Rakyat

Ecky Awal Mucharam, Anggota DPR RI dari Fraksi PKS memberi kritikan keras terhadap dikeluarkannya
berita-headline

Viral

Pendaftaran Calon Anggota KPU-Bawaslu Dibuka 18 Oktober

Proses seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawas
berita-headline

Viral

Perludem Sebut Tim Pansel KPU-Bawaslu Tak Sesuai UU

Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menyebut adanya ketentuan yang tidak sesuai den
berita-headline

Viral

Partai Perkasa Berharap Bisa Teruskan Perjuangan Rachmawati Soekarnoputri

Ketua Umum Partai Pelopor Eko Suryo Santjojo berharap perubahan nama partai menjadi Partai Perkas