https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   10 September 2021 - 17:24 wib

CT Value Rendah Tidak Bisa Gambarkan Varian Baru Mu?

Viral
berita-headline

istimewa

Sebuah fenomena aneh yang terjadi pada sejumlah pasien covid-19 di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI), Surabaya.

Salah seorang pasien tersebut menunjukkan hasil CT Value yang sangat rendah karena berada di angka 1,8.

Menurut dr. Siti Nadia Tarmidzi, M.Epid selaku Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI, nilai CT Value tidak bisa menggambarkan bahwa ini varian baru atau tidak.

"Yang bisa memastikan ini adalah dengan pemeriksaan Whole Genome Sequencing, karena dari situ kita bisa memetakan mutasi-mutasi yang terjadi dan mencocokan dengan primer yang terkait," kata Siti Nadia Tarmidzi, saat temu media virtual yang digelai Kemenkes RI, Jakarta, Jumat, (10/09/2021).

Masih menurutnya, perlu kajian lebih lanjut untuk mendeteksi adanya varian-varian baru atau Mu yang kini sedang ramai dibicarakan.

"Jadi kalau varian Mu akan cocok dengan primer Mu, tetapi kita bisa melakukan tentunya seperti yang disampaikan WHO perlu dilakukan kajian lebih lanjut apakah kemudian akan ada kecenderungan varian-varian Mu ini bisa kita deteksi melalui perubahan pada pemeriksaan laboratorium. Salah satunya mungkin pada perubahan CT Value. Tentunya ini perlu masih harus dikaji lebih lanjut," paparnya.

Nadia juga tidak bosan mengingatkan, sebuah varian akan terlihat jenisnya ketika dilakukan dengan pemeriksaan Genome Sequencing.

"Memastikan sebuah varian itu adalah sebuah varian baru atau varian Mu itu adalah dengan pemeriksaan Genome Sequencing," ujarnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Semangat Vanesha Prescilla Dukung Remaja Vaksin Covid-19

berita-headline

Empati

Yuk, Dukung Gerakan Solidaritas Pekerja Industri Hiburan Terdampak Pandemi

berita-headline

Viral

Sudah 129 Orang Meninggal Akibat Wabah Meningitis di Kongo

Wabah meningitis di Provinsi Tshopo, Republik Demokratik Kongo, telah menewaskan 129 dari 267 ora
berita-headline

Empati

Pasien Covid Tak Harus Meninggal, Cukup Terapi Multivitamin

Dokter Estetika Amira Farahnaz, sudah 18 bulan berkutat dalam menangani pasien Covid-19. Tingkat
berita-headline

Viral

Dua Hari Berturut-turut, Kasus Positif COVID-19 Bertambah 10.000

Selama dua hari berturut-turut, kasus positif COVID-19 mengalami k