https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   10 September 2021 - 23:17 wib

Lapas Tangerang Tidak Diasuransikan, Biaya Perbaikan Rp1,5 Miliar Ditanggung APBN

Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas I Tangerang yang terbakar pada Rabu (8/9/2021) tercatat belum diasuransikan sehingga perbaikannya harus menggunakan uang negara.

Kerugian akibat kebakaran sementara ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. Direktur Barang Milik Negara Kementerian Keuangan Encep Sudarwan menjelaskan bahwa berdasarkan koordinasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Lapas Kelas I Tangerang belum masuk dalam daftar aset yang dilindungi konsorsium asuransi barang milik negara (BMN).

Hal tersebut membuat perbaikan lapas harus menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Padahal, aset yang diproteksi asuransi BMN, dapat menggunakan uang klaim dari konsorsium untuk perbaikannya, sehingga tidak menambah beban negara. 

"Sayangnya lapas itu belum diasuransikan. Begitu kebakaran kami langsung koordinasi dengan teman-teman di Kementerian Hukum dan HAM, karena aset negara di sana," ujar Encep dalam dialog bersama awak media, Jumat (10/9/2021).

Dia pun mendorong seluruh kementerian dan lembaga untuk menyertakan aset-asetnya ke dalam asuransi BMN. Saat ini, sebanyak 51 kementerian dan lembaga (K/L) telah terdaftar sebagai pemegang polis asuransi BMN, tetapi belum seluruh aset dari K/L itu terproteksi.

Encep menjelaskan, berdasarkan informasi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), nilai aset kompleks Lapas Kelas I Tangerang mencapai Rp48 miliar. Adapun, kerugian di area yang terbakar ditaksir mencapai Rp1,5 miliar. 

"Yang terbakar sekitar Rp1,5 miliar, ditambah mesin senilai Rp75 juta. Nanti akan dicek lagi, belum final, jadi saya kasih gambaran saja," ujarnya.

Adapun, sebanyak 41 narapidana (napi) meninggal dunia akibat kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang. Kebakaran terjadi di blok C2, yang diduga sementara akibat hubungan pendek arus listrik.  Sementara Blok C2 Lapas Kelas I Tangerang, dihuni 122 warga binaan yang berada di 19 kamar hunian berkapasitas 38 orang.


Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Diduga Korsleting Listrik, Begini Kronologi Kebakaran Lapas Klas 1 Tangerang

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang, Banten mengalami kebakaran pada Rabu (8/9/2021)
berita-headline

Viral

Ichsanuddin Noorsy: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Kemahalan, Duitnya Mengalir ke Siapa?

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, tak hanya meninggalkan bengkaknya biaya yang berarti utang n
berita-headline

Viral

Dua WNA Jadi Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menyampaikan duka cita mendalam atas insiden keba
berita-headline

Viral

DPR Belum Setujui Dana APBN Biayai Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Kerja Sama dengan China

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI belum menyetujui penggunaan dana Anggaran Pendapatan Belanja Neg
berita-headline

Viral

Polisi Masih Identifikasi 41 Korban Tewas di Lapas Tangerang

Kebakaran yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang, Banten mengakibatkan 4