https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   10 September 2021 - 23:21 wib

Singapura dan Thailand Selesaikan RCEP, Mendag Lutfi Dorong Negara Lain

Upaya mendorong kerja sama perdagangan di kawasan ASEAN, melalui ratifikasi Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) terus dilakukan pemerintah Indonesia.

Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi mengatakan, Indonesia sebagai koordinator perundingan Regional RCEP, ingin negara-negara anggota ASEAN mempercepat proses ratifikasi. Agar kesepakatan tersebut segera diimplementasikan pada awal 2022.

"Kami menyambut penyelesaian ratifikasi oleh Singapura dan Thailand, dan mendorong negara ASEAN lainnya untuk mempercepat internal domestik ratifikasi. Ini penting untuk memastikan target implementasi RCEP pada awal 2022, bisa tercapai," papar Mendag Lutfi.

Forum ASEAN Economic Minister ke-53, dia menuturkan, membahas status ratifikasi masing-masing negara anggota ASEAN. Untuk Indonesia, saat ini, sudah memasuki tahap pembahasan ratifikasi bersama DPR.

Selain itu, lanjutnya, pertemuan tersebut mencatat perkembangan persiapan yang telah dilakukan Sekretariat Asean dan Interim RCEP Joint Committee dalam mempersiapkan implementasi persetujuan RCEP.

Agenda lain yang dibahas adalah Priority Economic Deliverables (PEDs) Brunei Darussalam sebagai ketua Asean 2021, dan sejumlah isu lainnya mengenai inisiatif dalam mewujudkan integrasi ekonomi di Asean.

"Indonesia mendukung implementasi seluruh prioritas ekonomi Brunei Darussalam di bidang integrasi ekonomi ASEAN di masa keketuaannya," ujar Mendag Lutfi.

Prioritas tersebut di antaranya ASEAN Investment Facilitation Framework (AIFF), Work Plan on the Implementation of the ASEAN Agreement on Electronic Commerce 2021-2025, peluncuran negosiasi FTA Asean-Kanada, serta Framework for Circular Economy for the AEC.

Mendag Lutfi mengangkat perlunya perhatian ASEAN terhadap masalah perdagangan yang diakibatkan tingginya biaya logistik di kawasan. Hal itu juga sejalan dengan laporan Organisation for Economic Co-operation and Development/OECD.

Informasi saja, Indonesia menjadi salah satu negara yang menandatangani pakta RCEP pada November 2020. Nilai perdagangan negara-negara anggota RCEP, diperkirakan mewakili 29 persen produk domestik bruto (PDB) dunia. Pemerintah Indonesia menilai penandatanganan RCEP menjadi salah satu upaya memulihkan perekonomian nasional dari tekanan pandemi COVID-19.


Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Mendag Lutfi: Alat Ukur dan Timbangan Dagang Harus Sesuai Aturan

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, literasi seperti memahami ukuran, takaran
berita-headline

Viral

Tinjau Pasar Rakyat di Bali, Mendag Lutfi Cek Persiapan SOP PeduliLindungi

Menteri Perdagangan  Muhammad Lutfi mengunjungi pasar rakyat, yakni Pasar Badung dan Pasar S
berita-headline

Viral

Indonesia Gudangnya Produk Halal, Mendag Lutfi Genjot Perdagangan dengan UEA Lewat IUAE-CEPA

Langkah Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mendorong semakin derasnya perdagangan antara
berita-headline

Kanal

Genjot Ekspor ke Amerika Latin dan Karibia, Mendag Lutfi Jajaki Kerja Sama Dagang

Saat pembukaan Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin dan Karibia, Menteri Perdagangan (Mendag) Muh
berita-headline

Kanal

Perjuangkan Ekspor Indonesia Bisa Melejit, Mendag Lutfi Kebut 23 Perjanjian Dagang

Agar produk Indonesia bisa semakin dikenal konsumen luar negeri, Menteri Perdagangan (Mendag) Muh