https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   13 September 2021 - 06:47 wib

Erick Thohir Dukung Pemkot Bogor Bangun Transportasi Massal Trem

Menteri BUMN Erick Thohir mendukung upaya Pemerintah Kota Bogor membangun infrastruktur dan sarana transportasi massal trem senilai Rp1,6 triliun di Kota Hujan itu.

"Saya mendukung terobosan Pak Wali Kota Bogor. Bagaimana transportasi untuk pelayan publik kita sinergikan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah," kata Erick Thohir dalam pertemuan dengan Wali Kota Bogor Bima Arya, sebagaimana disampaikan dalam keterangan resmi Pemkot Kota Bogor.

Dalam pertemuan itu, Bima Arya memaparkan rencana pembangunan moda transportasi trem Pakuan bagi masyarakat Kota Bogor.

"Tadi, saya melihat Pak Wali Kota memaparkan wacana pembangunan Trem Pakuan. Itu menjadi bagian dari investasi," kata Erick Thohir.

Dia juga mengapresiasi rencana Pemkot Bogor membangun moda transortasi trem yang nantinya disambungkan dengan moda transportasi lintas rel terpadu atau LRT.

Menurut Erick, usai masa pandemi COVID-19, transportasi masyarakat harus dilayani sebaik-baiknya.

"Wali Kota Bogor juga ingin memastikan bagaimana masyarakat dari Jakarta ke Bogor atau sebaliknya, bisa mendapat pelayanan yang baik dan mudah," kata dia.

Kementerian BUMN, lanjut Erick, mendapat tugas untuk membangun moda transportasi LRT.

"Saya kira, sudah seyogyanya LRT itu terus bersambung dengan trem yang akan dibangun di Kota Bogor ini," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor mempresentasikan hasil studi kelayakan pembangunan moda transportasi trem di Kota Bogor. Bima Arya mengajak Erick Thohir memasuki ruang rapat Paseban Sri Bima di Balai Kota, untuk mempresentasikan hasil studi kelayakan pembangunan trem tersebut.

"Saya melaporkan ke Pak Menteri, bahwa studi kelayakan pembangunan trem sudah selesai, angkanya sudah jelas, konsepnya sudah matang. Tinggal dua hal lagi yang kami pikirkan, yakni pendanaan dan kelembagannnya," kata Bima Arya.

Menurut dia, biaya pembangunannya tidak kecil yakni Rp1,6 triliun. "Bukan berarti tidak mungkin dibangun, kalau kita bisa membangun komunikasi dengan semua pihak," katanya.

Bima Arya juga menyatakan kepada Erick Thohir, dirinya akan melaporkan hasil studi kelayakan pembangunan trem tersebut kepada Presiden Joko Widodo.

"Pak Menteri Erick Thohir juga menyarankan, agar melakukan pertemuan dengan Presiden dan menteri terkait untuk akselerasi," katanya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Kanal

Erick Thohir Apresiasi Langkah BRI Dampingi UMKM Jalani Transformasi Digital

Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi langkah Bank BRI mendampingi UMKM menjalani transformasi
berita-headline

Viral

Indonesia Siap Produksi Vaksin, Ogah Beli Lagi dari Luar Negeri

Pemerintah menyatakan kesiapan untuk memproduksi vaksin milik sendiri. Pemerintah juga siap untuk
berita-headline

Inersia

Gletser Afrika Mencair, 118 Juta Warga Miskin Terancam Bencana

Gletser di sebelah timur Afrika yang diperkirakan akan lenyap dalam dua dekade dapat menimbulkan
berita-headline

Viral

Erick Thohir Senang Rights Issue BRI

Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi rights issue BRI di
berita-headline

Kanal

Doa Sang Ibunda di Balik Kesuksesan Asian Games 2018 yang Dipimpin Erick Thohir

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan rahasia kesuksesan pelaksanaan