https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   13 September 2021 - 14:19 wib

Vaksin Habis, Jokowi Tegaskan Minta ke Kemenkes

Viral
berita-headline

Presiden RI Joko Widodo (foto: istimewa)

Upaya percepatan vaksinasi Covid-19 hingga saat ini masih terus dilakukan pemerintah dengan membuka sejumlah titik layanan vaksinasi di berbagai daerah.

Bahkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan agar setiap kepala daerah ikut memantau ketersediaan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat.

Sehingga tidak sampai terjadi masyarakat tidak mendapatkan vaksinasi Covid-19 lantaran stok vaksin habis.

"Kalau ada stok vaksin segera habiskan, segera suntikkan. Habis minta lagi ke Menkes. Kalau Kemenkes enggak kirim-kirim, telepon ke saya," tegasnya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Sukoharjo, Jawa Tengah dan berdialog dengan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan secara virtual.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga mengimbau kepada para kepala daerah agar vaksinasi Covid-19 untuk pelajar dilakukan secara besar-besaran. Tujuannya agar pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) segera berjalan di seluruh wilayah terutama di wilayah PPKM Level 1-3.

"(Vaksinasi) Utamanya yang SMA, SMK, dan SMP," tambahnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Jangan Lupa Ada Peran PAN Jokowi Bisa Terpilih Presiden

Partai Amanat Nasional (PAN) lahir dari rahim reformasi. Didirikan dengan semangat memperjuangkan
berita-headline

Viral

Erick Thohir Targetkan BSI Lebarkan Sayap ke Mancanegara

Menteri BUMN Erick Thohir menargetkan dalam lima tahun ke depan Ba
berita-headline

Viral

Presiden Jokowi Resmi Buka PON XX

Presiden Joko Widodo resmi membuka Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dengan mengungkapkan kebangga
berita-headline

Viral

Bila Terjebak Utang China, Indonesia Bisa Seperti Sri Langka, Maladewa dll

Tak cuma Indonesia, utang terselubung juga menjerat banyak negara. Bahkan di
berita-headline

Viral

Jokowi Tegur Kapolri Gegara Mural Viral

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku keberatan dengan tindakan aparat yang berlebihan menghadapi