https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   15 September 2021 - 10:55 wib

Pengrajin Kulit Akui Sulit Bersaing dengan Produk Cina

Para pengrajin olahan kulit di Garut, Jawa Barat mengaku resah dengan keberadaan produk asal Cina yang harganya jauh lebih murah padahal kualitas produknya lebih rendah.

Karena itu para pengrajin kesulitan untuk bersaing jika olahan kulit yang dijual ternyata banyak yang serupa dengan produk asal Cina.

Untuk mengatasi hal ini Asosiasi Penyamak Kulit Garut meminta pemerintah mencari solusi untuk menyelamatkan produksi hasil kerajinan anak bangsa.

Jika seandainya pemerintah mewajibkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membeli produk lokal seperti sepatu, ikat pinggang atau jaket, tentu bisa mengangkat perekonomian usaha kerajinan kulit.

"Kalau pemerintah mau, pemerintah bisa memberlakukan kebijakan tersebut," ujar Sukandar, Wakil Ketua Bidang Hubungan Pemerintahan Asosiasi Penyamak Kulit Garut.

Menurutnya, jika pemerintah membuat kebijakan seperti itu, justru akan memutar roda perekonomian. Para pengrajin kulit membayar pajak ke pemerintah, dan pemerintah juga yang membeli produk hasil anak bangsa.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Negara Islam Indonesia (NII) Bangkit di Garut, Densus 88 Turun Tangan Selidiki

Kasus dugaan pembaiatan 59 orang di Garut, Jawa Barat untuk setia terhadap ajaran Negara Islam In
berita-headline

Viral

Menuju Digitalisasi Sekolah di Pelosok Garut

Pandemi Covid-19 telah melanda Indonesia lebih dari satu tahun. Hal yang hangat perbincangkan dan