https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   19 September 2021 - 01:47 wib

Kominfo: Perpanjangan Diskon PPnBM Demi Pemulihan Ekonomi

Pemerintah resmi memperpanjang masa diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 100 persen untuk kendaraan bermotor sampai akhir Desember 2021, untuk mendorong efek ganda perekonomian dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

"Pemberian insentif diskon 100 persen ini semula berakhir Agustus 2021, namun, karena implementasinya terbukti efektif memacu pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan konsumsi masyarakat menengah atas, pemerintah memutuskan memperpanjang," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate, dalam keterangan pers, Sabtu (19/9/2021).

Perpanjangan insentif tercantum dalam PMK 120/PMK 010/2021. Insentif yang diperpanjang meliputi, PPnBM DTP 100 persen untuk mobil segmen kurang dari atau sama dengan 1.500cc kategori sedan dan 4x2 dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) 70 persen, PPnBM DTP 50 persen untuk kendaraan bermotor penumpang 4x2 dengan kapasitas mesin 1.500cc sampai 2.500cc dengan TKDN paling sedikit 60 persen, serta PPnBM DTP 25 persen untuk kendaraan bermotor penumpang 4x4 dengan kapasitas mesin 1.500cc sampai 2.500cc dengan TKDN paling sedikit 60 persen.

"Bagi yang sudah terlanjur bayar PPnBM atau PPN atas pembelian kendaraan bermotor September 2021, akan dikembalikan atau refund oleh Pengusaha Kena Pajak yang melakukan pemungutan," ujar Johnny.

Perpanjangan masa diskon ini turut mempertimbangkan hasil evaluasi penjualan mobil dan efek ganda yang ditimbulkan. Dampak yang timbul antara lain peningkatan permintaan, produksi, tenaga kerja maupun sektor pendukung seperti industri barang logam karet dan jasa keuangan.

Secara kumulatif, dari Januari-Juli 2021, penjualan mobil ritel tumbuh 38,5 persen secara year-on-year (yoy). Produksi mobil secara kumulatif sejak awal tahun pun tumbuh 49,4 persen.

"Peningkatan produksi ini tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik, tapi, juga ekspor kendaraan complete knock down (CKD) yang tumbuh 169,7 persen (yoy)," kata Johnny.

Dengan performa itu, pertumbuhan Produk Domestik Bruto sektor industri dan perdagangan alat angkutan tumbuh masing-masing 45,7 persen dan 37,9 persen (yoy) pada kuartal II 2021.

Jika terus dipertahankan, performa ini akan mempercepat pemulihan ekonomi dan para produsen kendaraan bermotor dapat kembali beroperasi dengan kapasitas yang lebih tinggi.



Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Survei: Masyarakat Tak Puas dengan PPKM

Indonesia Political Opinion (IPO) melakukan survei kepada publik tentang kebijakan PPKM (Pemberla
berita-headline

Inersia

Ekspansi ke Sektor Otomotif, Xiaomi Daftarkan Unit Bisnis EV

Salah satu raksasa teknologi China, Xiaomi, dilaporkan telah menyelesaikan pendaftaran unit bisni
berita-headline

Hangout

Pameran Otomotif IIMS Surabaya 2021 Siap Digelar dengan Prokes Ketat

Rangkaian pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) kembali siap dihelat di Sura
berita-headline

Viral

Pemerintah Resmi Perpanjang Diskon PPnBM Hingga Akhir Tahun

Pemerintah resmi memperpanjang lagi kebijakan diskon Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Peme
berita-headline

Viral

PPKM Luar Jawa-Bali Juga Diperpanjang Dua Pekan

Pemerintah juga memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) per le