https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   19 September 2021 - 06:58 wib

Kantor LBH Yogya Diserang Molotov, Dugaan Terkait Kasus

Viral
berita-headline

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta mendapat serangan molotov yang diperkirakan dilakukan pada Sabtu (18/9/2021) dini hari.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta mendapat serangan molotov yang diperkirakan dilakukan pada Sabtu (18/9/2021) dini hari.

Direktur LBH Yogyakarta, Yogi Zul Fadhli, dalam keterangan resminya  menyebut bagian depan kantor mereka terbakar akibat serangan ini."Setelah kami periksa, ternyata memang saya melihat ada bekas hangus seperti terbakar api, ada di bagian pojok barat bagian teras, di mana terdapat bekas terbakar api dan menyebar ke beberapa sisi, lantai, tembok, kaca, jendela, ventilasi, bahkan naik ke bagian atas, di atap," kata Yogi.

Api sempat merembat ke dalam ruangan karena kain gorden jendela berlubang bekas terbakar. Dalam pemeriksaan lebih detil, sejumlah pecahan kaca botol di sekitar titik terbakar menguatkan dugaan, bahwa teror ini memanfaatkan molotov.

Dugaan pelaku beraksi sekitar Sabtu (18/9/2021) dini hari adalah karena hingga pukul 01.00 WIB, sejumlah warga masih begadang tak jauh dari kantor LBH Yogya. Sementara bekas pembakaran diketahui sekitar pukul 05.00 WIB.



"Kalau kami boleh menduga, serangan ini bisa jadi terkait dengan pembelaan LBH Yogya terhadap beberapa kasus struktural yang selama ini didampingi dan dibela oleh LBH Yogya," tambah Yogi.

Sejumlah kasus yang saat ini sedang ditangani LBH Yogya adalah perlawanan masyarakat Wadas, Purworejo terhadap pemerintah terkait pembangunan Bendungan Bener, gugatan dosen Universitas Proklamasi 45, advokasi Peraturan Gubernur (Pergub) DIY terkait larangan demonstrasi di kawasan Malioboro, pembangunan PLTU di Cilacap, Jawa Tengah, dan pabrik semen di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah.

LBH Yogya akan melaporkan serangan ini ke penegak hukum dan lembaga-lambaga lain terkait. Yogi juga memastikan, mereka tidak takut terhadap teror ini, dan justru menjadi lebih bersemangat melakukan pembelaan bagi masyarakat, terutama dalam kasus-kasus struktural.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

OJK: Pinjol Jangan Dibuat Gali Lubang Tutup Lubang

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam L. Tobing mengimbau kepa
berita-headline

Viral

KPK Diminta Kejar Kasus Pajak Perusahaan Lain

Mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Angin Prayitno Aj
berita-headline

Viral

LBH Makassar Apresiasi Polri Buka Kembali Kasus Kekerasan Seksual Anak di Luwu Timur

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar mengapresiasi upaya Kepolisian Republi Indonesia (Polri) mem
berita-headline

Viral

Jawab Kritik LBH, Pemprov DKI Perluas Akses Air Bersih untuk Warga Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap berkomitmen mengakhiri kontrak Perjanjian Kerja Sama antara
berita-headline

Empati

Demi Modal Usaha, Anak Muda Ini Rela Terjerat Pinjol

Jasa layanan pinjaman online (pinjol) menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk pintu keluar da