https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   22 September 2021 - 11:36 wib

Hindari Pinjol Ilegal, OJK: Itu Kejahatan

Viral
berita-headline

Ketua Satgas Waspada Investasi ,Tongam L. Tobing (foto istimewa)

Di masa pandemi ini tak sedikit masyarakat mengalami kesulitan keuangan. Ini terjadi karena beberapa faktor seperti adanya pembatasan serta sulitnya mendapat pekerjaan.

Kondisi itu banyak dimanfaatkan oleh sejumlah jasa pinjaman online (pinjol) untuk menutupi kebutuhan masyarakat. Namun ternyata tidak semua jasa pinjol bisa membantu keuangan masyarakat, melainkan malah menjerat si peminjam dengan utang yang lebih besar.

Jika ingin mendapatkan pinjaman uang secara online, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mereferensikan agar masyarakat lebih mempercayai fintech lending atau pinjol yang legal dan terdaftar di OJK.

"Pinjol yang terdaftar di OJK aman, tapi pinjol ilegal tidak aman. Itu kejahatan," kata Tongam L. Tobing, Ketua Satgas Waspada Investasi kepada inilah.com.

Dirinya meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai pinjol ilegal yang hanya menawarkan sejumlah kemudahan saat hendak meminjam uang. Justru di balik kemudahan itu masyarakat harus mencurigai akibat yang akan diterima nanti.

Dari beberapa kasus, masyarakat yang terjerat pinjol ilegal biasanya malah kesulitan tidak bisa membayar utang yang dipinjam. Karena utang yang ditanggung biasanya jauh lebih besar dari uang yang dipinjam sebelumnya.

Tongam mengimbau, jika masyarakat memang membutuhkan uang secara cepat dan ingin mendapatkan pinjol yang dirasa aman, sebaiknya manfaatkan pinjol yang legal dan resmi terdaftar.

"Kalau meminjam secara online, pinjam hanya pada pinjol yang terdaftar di OJK. Daftarnya bisa dilihat di website ojk.go.id," jelasnya.

Berdasarkan data yang tercatat, hingga saat ini total jumlah penyelenggara fintech lending yang terdaftar dan berizin di OJK per 8 September 2021 sebanyak 107 penyelenggara.

Jika masyarakat ingin mendapatkan jasa peminjaman namun masih ragu dengan penyedia jasa, bisa menghubungi OJK melalui nomor telepon 157 atau layanan WhatsApp 081 157 157 157. Masyarakat bisa mengecek status izin penawaran produk jasa keuangan yang diterima.

Agar terhindar dari jeratan pinjol ilegal, Tongam pun memberikan tips kepada masyarakat cara meminjam uang secara cerdas. "Pinjamlah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan membayar kembali. Pahami manfaat, biaya, bunga, jangka waktu, denda, dan risikonya," tandasnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Daftar Bank yang Raih Penghargaan Indonesia Top 40 Bank Awards 2021

Laju pertumbuhan ekonomi yang membaik pada kuartal kedua tahun 2021 sebaiknya harus dijaga bersama.
berita-headline

Kanal

Berburu Kerja Sama Dagang dan Investasi, Mendag Lutfi Terbang ke Italia

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menghadiri pertemuan tingkat Menteri Perdagangan dan Investasi
berita-headline

Viral

3.515 Pinjol Ilegal Sudah Diberantas, Dirjen Kominfo: Perkuat Ketangguhan Digital

Sejak tahun 2018 hingga Agustus 2021,  Satuan Tugas Waspada Investasi Ot
berita-headline

Viral

Bila Terjebak Utang China, Indonesia Bisa Seperti Sri Langka, Maladewa dll

Tak cuma Indonesia, utang terselubung juga menjerat banyak negara. Bahkan di
berita-headline

Viral

Awas Jebakan Utang Jilid II di Pembangunan Ibu Kota Baru!

Direktur Center of Economic and Law studies (CELIOS), Bhima Yudhistira mengingatkan potensi jebak