https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   23 September 2021 - 21:01 wib

Tak Mau Zalim Gantungkan Nasib Karyawan, Erick Thohir Bubarkan 7 BUMN Ini

Viral
berita-headline

Menteri BUMN Erick Thohir. instagram.com/erickthohir

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan akan menutup tujuh perusahaan pelat merah hingga akhir 2021.

Tujuh perusahaan BUMN itu dinilai sudah tidak berjalan baik. Pembubaran dilakukan karena Erick melihat nasib para karyawan yang tidak jelas.

"Sekarang yang perlu ditutup itu ada tujuh yang memang sudah lama tidak beroperasi. Ini kan kasihan juga nasib para pegawainya terkatung-katung dan kita kan zalim kalau jadi pemimpin tidak beri kepastian," kata Erick di Kementerian BUMN, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (23/9/2021).

Di antara BUMN yang akan dibubarkan Erick yaitu, PT Industri Gelas/Iglas (Persero), PT Kertas Leces (Persero), dan maskapai PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Istaka Karya (Persero), PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Sandang Nusantara (Persero), dan PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero).

Erick menambahkan, keputusan membubarkan tujuh BUMN itu merupakan keputusan terbaik di tengah situasi saat ini.

"Ketika kita melihat ada satu perusahaan yang tidak sehat dan ini sekarang terbuka digitalisasi dan marketnya, itu kalau tidak diambil keputusan cepat nanti akan membuat perusahaan itu makin lama, makin tidak sehat. Padahal dalam waktu yang singkat kita bisa perbaiki, cuma karena prosesnya belum, jadi nggak sehat. Akhirnya bukan nggak sehat aja, jadi bangkrut dan tutup," jelasnya.

Anggota Komite Olimpiade Internasional itu telah melaporkan hal tersebut ke Presiden Joko Widodo. Erick juga telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait.

"Supaya kita bisa mengantisipasi perubahan krisis model yang terjadi saat atau pasca COVID," tandas Anggota Dewan Pusat International Basketball Federation (FIBA) itu.

Sejak menjabat Menteri BUMN, Erick melakukan sejumlah transformasi, mulai dari restrukturisasi hingga penggabungan BUMN dari 108 menjadi 41 perusahaan. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki BUMN.

Terbukti pada tahun 2020, BUMN menyumbang pendapatan ke negara sebesar Rp375 triliun. Secara bertahap Erick menargetkan kontribusi BUMN kepada negara akan terus ditingkatkan.

Sebelumnya Ercik telah membubarkan dan menggabungkan perusahaan BUMN ke perusahaan pelat merah lain-nya. Di antaranya yakni PT Pertani ke PT Sang Hyang Seri, dan PT Perikanan Nusantara (Perinus) bergabung ke PT Perikanan Indonesia (Perindo), PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) bergabung ke PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).
Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Erick Thohir Tekankan Kesiapan Prokes Bandara Ngurah Rai Bali Sebelum Dibuka untuk Wisatawan Asing

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bersama Gubernur Bali Wayan Koster, meneka
berita-headline

Kanal

Erick Thohir: Selamat Hari Radio Nasional

Menteri BUMN Erick Thohir mengucapkan Selamat Hari Radio Nasional
berita-headline

Viral

Erick Thohir Buka Kesempatan Seluas-luasnya Sinergi BUMN dengan BUMD

Menteri BUMN Erick Thohir membuka kesempatan seluas-luasnya sinerg
berita-headline

Viral

Sewindu Krakatau Steel Merugi, Kini Untung Rp800 Miliar

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan, PT Krakatau Steel (KS) be
berita-headline

Viral

Indonesia Siap Produksi Vaksin, Ogah Beli Lagi dari Luar Negeri

Pemerintah menyatakan kesiapan untuk memproduksi vaksin milik sendiri. Pemerintah juga siap untuk