https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   25 September 2021 - 21:38 wib

Optimis Ekonomi Bangkit di Masa Pandemi

Viral
berita-headline

Webinar 'Komunikasi Baik, Ekonomi Bangkit di Masa Pandemi'

Transformasi perekonomian dalam pembangunan nasional yang diiringi dengan kemajuan teknologi dan informasi turut berdampak pada perilaku ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup di masa pandemi Covid-19.

Direktur Eksekutif Network Society Indonesia, Umar Halim mengatakan, pandemi bukan halangan untuk memulihkan ekonomi di Indonesia. Melalui webinar 'Komunikasi Baik, Ekonomi Bangkit Di Masa Pandemi', Sabtu (25/9/2021), ia mengajak masyarakat saling bekerja sama, saling membantu untuk memulihkan ekonomi bangsa.

"Kita harus berkolaborasi, jangan saling menyalahkan. Kita boleh mengkritik, tapi juga harus memberi solusi. Sebagai anak muda teruslah berproses, agar kita selalu berprogres. Pandemi bukan halangan, tapi tantangan. Seperti saat kita membuat sebuah kegiatan, pasti kita membuat banyak plan A, plan B untuk turut membantu memulihkan ekonomi bangsa," kata Umar.

Webinar tersebut diharapkan memberi informasi kepada khalayak, bagaimana komunikasi di masa pandemi ikut mendorong percepatan pemulihan ekonomi.

Wakil Rektor Bidang Kerjasama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Andi Faisal, yang turut hadir dalam webinar tersebut mengatakan, sumber utama dalam pencarian informasi saat ini adalah media massa dan internet. Namun, validitas informasi yang ada di dunia maya banyak didominasi hoaks. Sehingga diperlukan upaya untuk menyaring informasi dan tidak ikut serta menyebarluaskan hoaks.

"Komunikasi di masa pandemi, masyakat tidak bisa berinteraksi secara langsung ataupun bertatap muka, melainkan harus menggunakan tools maupun medium. Tips dalam berkomunikasi baik di masa pandemi kontrol emosi dan sebar kebaikan,” ujar Andi.

Mantan Ketua PB PMII, Hery Haryanto Azumi, menambahkan, informasi yang tidak valid dapat menghambat pemilihan ekonomi. Salah satu cara untuk memulihkan ekonomi di masa pandemi menurutnya, yaitu dengan menjembatani perbedaan di tengah masyarakat melalui partisipasi dan kolaborasi.

"Negara dibentuk dengan narasi persatuan. Salah satu cara terbaik untuk bisa melewati COVID-19 adalah dengan gotong royong dan keterbukaan, baik dari pemerintah kepada rakyat, dan rakyat kepada pemerintah. Sebagai generasi muda, saya berharap kedepannya pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama, berkoordinasi, dan berkomunikasi, agar pandemi dapat terlewati dengan lebih lancar dan aman," kata Hery.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Jateng Sumbang Tambahan Terbesar Kasus Covid-19

Kasus penularan Covid-19 di Indonesia bertambah 1.390 orang, pada
berita-headline

Inersia

Tren Menikah Pandemi, Sajian Makanan Dibawa Pulang

Selain penyesuaian dalam jumlah tamu undangan, perubahan cara penyajian makanan dalam wadah tertu
berita-headline

Viral

Tren Kasus Positif Menurun, Masyarakat jangan Lengah

Tren kasus terkonfirmasi positif belakangan menunjukkan angka penurunan. Meski begitu, Pemerintah
berita-headline

Viral

DKI Siapkan Beasiswa untuk 28 Anak-Anak Nakes yang Meninggal

Para tenaga kesehatan (nakes) di DKI Jakarta banyak yang berguguran saat bertugas melayani pasien
berita-headline

Viral

Jokowi Beri Sinyal Ingin Gotong Royong Sebelum Undang PAN ke Istana Negara

Partai Amanat Nasional (PAN) juga ikut diundang Presiden Joko Wido