https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   25 September 2021 - 23:06 wib

4 Tahun Jakarta di Tangan Anies, Urusan UMKM Sampai Pandemi COVID-19 Beres Semua

Tak terasa, empat tahun Anies Baswedan memimpin DKI Jakarta menuju cita-cita besar. Menjadikan Jakarta menjadi kota yang semakin maju dan berbudaya, memanusiakan warganya, sudah mulai terasa.

Demikian kesimpulan dalam webinar bertajuk 'Mengukur 4 Tahun Pencapaian Kinerja Kepemimpinan Gubernur Anies' yang diselenggarakan Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Jakarta, Sabtu (25/9/2021).

Disampaikan Anggota DPRD DKI asal Fraksi Partai NasDem, Bestari Barus, mengukur kinerja empat Anies memimpin Jakarta, haruslah komprehensif. Tentunya jauh dari muatan politik atau ditunggangi kepentingan kelompok yang hanya menimbulkan kegaduhan semata.

"Hentikanlah penilian yang jauh dari obyektivitas. Apalagi yang kental politisasi," kata Bestari.

"Apalagi mengkaitkan Anies dengan Pilpres 2024 yang masih jauh. Kenapa enggak kritik anggaran kunjungan kerja DPRD yang angkanya cukup besar. Sekarang kan eranya digital, semuanya bisa dilakukan dengan zoom meeting yang lebih menghemat anggaran," imbuh Bestari.

Terkait kritik masih minimnya pendapatan Pemprov DKI dari sektor pajak, kata dia, haruslah konstektual dengan zamannya. Saat ini, Indonesia tengah didera pandemi COVID-19 yang berdampak kepada merosotnya perekonomian.

"Misalnya, target (pajak) APBD DKI sebesar Rp70 triliun, tidak bisa dicapai. Lho, kan harus obyektif. Saat pandemi COVID-19 banyak orang atau perusahaan enggak kuat bayar pajak. Bayar pojok motor saja tak punya duit," ungkapnya.

Dalam penilaian politisi senior ini, sosok Anies sangatlah berjiwa negarawan. Ketika ada keberhasilan menyangkut program kerja Pemprov DKI, Anies tak pernah membanggakan diri.

"Dia selalu bilang, saya kan hanya meneruskan konsep atau rencana pendahulu saya. Dia enggak peduli apakah pendahulunya itu kawan atau bahkan kompetitornya dalam pilkada. Semuanya sama. Pokoknya, negarawan-lah Anies itu," tegasnya.

Selanjutnya, dia membeberkan pengalaman ketika mengkritik Anies. "Dulu saya pernah mentertawakan Pak Anies. Dia bilang, ayo kembalikan semuanya ke dalam bumi. Saat ini ada program drainase vertikal, di mana air dimasukkan lagi ke bumi. Ternyata benar. Belum lagi Jakarta selalu memperoleh WTP," lanjutnya.

Sementara, Prof Silviana Murni, Ketua Komite III Dewan Perwakilan daerah (DPD) mengaku kenal dengan dengan Anies.

"Saya cukup kenal dengan Pak Anies, beliau mantan menteri pendidikan. Saya kan orang pendidikan. Visi beliau jelas sekali. Ingin menjadikan Jakarta menjadi kota yang berbudaya,  mewujudkan kesejahteraan bagi warga semua," ungkapnya.

Satu catatan Bunda Silvi, sapaan akrabnya, ketika pandemi COVID-19 atau virus corona melanda dunia, Jakarta menjadi ibu kota negara yang sukses melawan penyakit mematikan itu. Dalam waktu singkat, penyebaran pandemi COVID-19 bisa diminimalisir. Awalnya, jumlah penderita Corona di Jakarta adalah yang tertinggi, belakangan turun drastis.

"Di tangan Anies, Jakarta cepat keluar dari kondisi pandemi COVID-19. negara lain pun heran dengan capaian ini," tuturnya.

Senada dengan Bestari, Bunda Silvi menyebut Anies adalah sosok yang tak gila pujian. "Dia tidak pernah merasa semuanya ini adalah hasil kerjanya sendiri. Namun implementasi dari action plan para pendahulunya. Namun, banyak pecinta Anies yang kebalasen," tuturnya.

Bunda Silvi pun menyebut proyek trotoar dan perumahan DP 0% adalah torehan prestasi Anies. Ditambah lagi pembangunan lahan untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta kepeduliannya dalam mengatasi masalah gizi buruk (stunting) di ibu kota.

"Saya ingat betul, Thamrin 10 adalah ruang terbuka hijau yang lahannya masih dalam sengketa. Namun, Anies tak ragu membangun tempat berusaha kalangan UMKM," ungkapnya.

Terkait kritik, dirinya meyakini, Gubernur Anise bukanlah figur yang anti-kritik. "Saya sering juga berikan kritik kepada Gubernur Anies. Namun, sifatnya tabayun bukan ekspose. Alhamdulillah responsnya cepat dan segera dibenahi," imbuhnya.

Irwandi, mewakili Persatuan Warga Minang di Jakarta, mengungkapkan keberpihakan Gubernur Anies terhadap pedagang kecil.

"Belian sengaja membuat jembatan penyebrangan yang menghubungkan Pasar Tanah Abang ke stasiun. Ada 435 UMKM yang terbantu," kata iIrwandi yang juga Wakil Wali Kota Jakarta Pusat itu.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Anies Bagi Pengalaman Bangun Ibu Kota di Munas Alim Ulama PPP

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan pengalamannya membangun ibu kota saat acara Musyaw
berita-headline

Viral

Gubernur Anies Ajak Warga Jakarta Turut Menjaga Kualitas Udara

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak warga Ibu Kota untuk turut menjaga kualitas udara ya
berita-headline

Viral

Di KPK, Anies Pamer Penanganan Covid di Jakarta

Sebelum membahas kasus dugaan korupsi Tanah Munjul, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memamerka
berita-headline

Viral

Pelanggar Prokes Masih Banyak, Ini Rencana Anies

Meski DKI Jakarta sudah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, na
berita-headline

Inersia

Kontingen PON DKI Jakarta Unjuk Prestasi di Bumi Cendrawasih

DKI Jakarta adalah kontingen tersukses dalam sejarah Pekan Olahraga Nasional. Sejak PON digelar p