https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   27 September 2021 - 12:26 wib

Vanuatu Singgung Soal HAM Papua di Sidang PBB, Ini Jawaban Indonesia

Vanuatu kembali menyinggung Indonesia mengenai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang menurutnya terjadi di Papua Barat. Pernyataan itu diutarakan Perdana Menteri Vanuatu Bob Loughman Weibur saat sidang umum PBB.

Pada kesempatan itu Bob meminta PBB mengunjungi Papua untuk melihat adanya pelanggaran HAM yang terjadi sudah meluas. Sehingga Komisaris HAM dapat memberikan penilaian secara independen.

Menanggapi pernyataan itu, Diplomat Indonesia Sindy Nur Fitri membantah tuduhan Perdana Menteri Vanuatu dan menilai Bob tidak mengerti apa yang dimaksud dengan HAM.

"Kami dengan keras menolak tuduhan yang salah, tak berdasar dan misinterpretasi yang terus dilakukan Vanuatu. Pengertian mereka tentang HAM terbalik. Mereka tak menyertakan aksi tak berperikemanusiaan dan teror yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) separatis," ujarnya.

Menurutnya, Vanuatu berusaha membuat dunia terkesan dengan apa yang disampaikan soal HAM. Padahal Vanuatu menutup mata saat peristiwa KKB membunuh perawat, tenaga kesehatan, guru, pekerja konstruksi dan penegak hukum.

Padahal mereka yang dibunuh adalah orang-orang yang mendedikasikan hidupnya untuk orang Papua. Sindy mempertanyakan mengapa dengan peristiwa pembunuhan itu Vanuatu justru malah diam.

Karena itu Sindy menilai Vanuatu telah melanggar tujuan dan prinsip Piagam PBB dan  bertentangan dengan Deklarasi Prinsip Hukum Internasional Tentang Hubungan Persahabatan dan Kerjasama antar negara.

"Saat orang tidak bersalah ini dibantai kenapa Vanuatu hanya diam? Kami tidak bisa membiarkan pelanggaran terjadi berulang kali terhadap piagam PBB ini berlanjut di forum," tandasnya.

Diketahui, Republik Vanuatu adalah sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik bagian selatan yang dihuni oleh bangsa Melanesia. Vanuatu terletak di sebelah timur Australia, timur laut Kaledonia Baru, barat Fiji dan selatan Kepulauan Solomon.

Ini bukan kali pertama Vanuatu menyinggung permasalahan Indonesia. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada 2017 lalu negara ini pernah membahas penentuan nasib sendiri untuk Papua Barat bersama enam negara pasifik lainnya yaitu Solomon Island, Tonga, Tuvalu, Palau, dan Kepulauan Marshall yang digelar di Brussels.

Kemudian pada 2018, Vanuatu menuduh Indonesia melakukan pelanggaran HAM di Papua Barat dan menyatakan dukungan untuk kelompok separatis Papua Merdeka.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Tahun Ini, 635.000 Orang di Afghanistan Terusir dari Rumah

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB atau Office for the Coordination of Humanitarian Affairs
berita-headline

Viral

Gejolak Demokrat, Babak Baru Adu Kuat Hamdan Zoelva Vs Yusril Ihza Mahendra

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva ditunjuk DPP Partai Demokrat sebagai kuasa hu
berita-headline

Inersia

Jokowi Pidato di Sidang PBB, Mulai Covid, Afghanistan Sampai Presidensi G20

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidatonya secara virtual pada sesi debat umum Sidang M
berita-headline

Viral

Kepala Negara dan Diplomat Tak Perlu Tunjukkan Bukti Vaksinasi di Sidang PBB

Semua presiden, perdana menteri, dan diplomat yang akan mengikuti Sidang Majelis Umum Perserikata
berita-headline

Inersia

BTS Pidato di PBB, Pecah Rekor Sampai Tuai Pujian

Boyband BTS kembali tampil di mimbar tertinggi PBB. Disiarkan langsung di youtube PBB, ketuj