https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   27 September 2021 - 15:14 wib

Aksi Mahasiswa 'Kepung ' Gedung KPK

Viral
berita-headline

BEM SI mengerahkan ratusan mahasiswa untuk menggelar aksi di depan Gedung KPK

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin (27/9/2021).

Ratusan mahasiswa menggelar demo menuntut pembatalan pemecatan 57 pegawai KPK. Namun, ratusan mahasiswa tak bisa merpat ke depan Gedung KPK lantaran sudah dijaga pihak kepolisian.

Aksi ini merupakan buntut dari ultimatum mahasiswa kepada Presiden Jokowi yang diminta mencabut SK pemecatan terhadap 57 Pegawai KPK yang tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Jika presiden tak menggubris desakan mahasiswa, maka akan ada aksi turun ke jalan untuk menyuarakan pembelaan terhadap pemecatan pegawai KPK yang dikenal berintregasi tinggi macam Novel Baswedan.

Ribuan Personel Amankan Aksi Mahasiswa
Sejak pagi hari, akses menuju Gedung KPK sudah dibatasi. Ribuan personel gabungan berjaga di sekitar KPK untuk mengamankan aksi mahasiswa.

"Sebanyak 1.200 anggota kita kerahkan ke lokasi," kata Kapolsek Metro Setiabudi Kompol Beddy Suwendi saat dikonfirmasi. Polisi juga menempatkan beberapa kendaraan taktis untuk mengurai massa dan barikade.

Ribuan personel itu gabungan TNI-Polri dan Satpol PP mengamankan unjuk rasa di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyebut pihaknya juga menerjunkan personel membantu mengamankan demo. Sebanyak 150 personel disebar ke sejumlah titik. Sambodo menyebut tak ada penutupan jalan di Gedung KPK. Demonstran bakal long march dari gedung KPK lama di Jalan Rasuna Said ke gedung KPK baru melewati jalan dalam pinggir kali. Konvoi tidak mengganggu pengguna jalan raya.

Selain ribuan personel keamanan, kepolisian juga berencana melakukan tes antigen acak terhadap demonstran. Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Antonius Agus Rahmanto, mengatakan pihaknya menyiapkan tes antigen Covid-19 bagi mahasiswa BEM SI yang melakukan aksi demo."Kita siapkan tes swab antigen untuk dilakukan secara acak. Kita akan melihat situasi lapangan yang berkembang nanti kita pastikan prokes tetap dipatuhi selama aksi," kata Agus.

Selain itu, aparat kepolisian juga mengantisipasi terjadinya klaster kerumunan akibat aksi mahasiswa itu. Untuk itu, Agus memastikan keamanan jalannya aksi demo yang diikuti kurang lebih 1.000 massa. "Akan kita kawal sampai selesai. Karena ini masih pandemi kita juga mengantisipasi klaster penularan Covid-19 di aksi mahasiswa ini, jadi tim akan memantau penerapan prokes di lokasi demo," tutur Agus.

Pegawai KPK Dilarang Ikut Demo?

Di tengah aksi ratusan mahasiswa yang menolak pemecatan terhadap 57 Pegawai KPK, muncul isu dari internal KPK, pegawai KPK dilarang ikut atau mendukung aksi mahasiswa.

Diketahui, aksi tersebut diprakarsai oleh Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa seluruh Indonesia (BEM SI) dan Gerakan Selamatkan KPK (Gasak).

"Selamat pagi, sehubungan dengan adanya rencana aksi unjuk rasa pada hari senin tanggal 27 september 2021, pegawai struktural agar memastikan anggotanya tidak terlibat atau ikut serta dalam aksi, Terima kasih," demikian bunyi pesan yang beredar.

Pihak KPK belum memberikan klarifikasi terkait pesan tersebut.

Sebelumnya, aksi solidaritas pegawai KPK terhadap pemecatan 57 koleganya pernah dilakukan dengan memasang status solidaritas seperti gambar pita hitam. Namun belakangan sejumlah pegawai KPK yang ikut dalam aksi solidaritas tersebut dipanggil Inspektorat untuk diperiksa.

Ketua KPK Tidak di Jakarta
Aksi demo Badan Eksekutif Mahasiswa se-Indonesia (BEM SI) tampaknya tak akan ditemui Ketua KPK Firli Bahuri. Firli dilaporkan memimpin rapat koordinasi (rakor) pemberatasan korupsi terintegritas di Jambi. Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding menyampaikan, rangkaian kegiatan akan berlangsung sejak hari ini hingga Jumat 1 Oktober 2021.

"Mengawali rangkaian kegiatan KPK selama sepekan di Jambi, hari ini, 27 September 2021 pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB Ketua KPK beserta jajaran  Direktorat Korsup wilayah I KPK akan menghadiri Rakor Pencegahan Korupsi Pemerintah Daerah Se-Provinsi Jambi bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi," ujar Ipi dalam keterangannya.

Rangkaian rapat pencegahan korupsi ini akan diikuti oleh sejumlah instasi, di antaranya yakni rakor Pencegahan Korupsi Pemerintah Daerah se-Provinsi Jambi, Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi DPRD se-Jambi, Rapat Koordinasi APH se-Jambi, Rapat Monitoring dan Evaluasi (monev) UKPBJ Pemprov Jambi, Rapat Optimalisasi Pendapatan dan Pembenahan Aset Pemoprov Jambi, Rapat Optimalisasi Pendapatan dan Aset Daerah Pemko Jambi, Rapat dengan Bank Jambi terkait implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), dan Tinjauan Lapangan Aset Bermasalah.

"Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi upaya penguatan tata kelola pemerintahan daerah yang baik. KPK telah memetakan dan mengidentifikasi titik rawan korupsi di daerah, yang meliputi delapan area intervensi yang terangkum dalam Monitoring Center for Prevention (MCP)," kata Ipi.  

Ipi mengatakan, delapan area intervensi tersebut, yaitu Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan, Pengawasan APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset Daerah, dan Tata Kelola Keuangan Desa.

Khususnya terkait area intervensi Perencanaan dan Penganggaran APBD, titik rawan korupsi antara lain berupa fee proyek atau ijon proyek, penerimaan hadiah terkait dengan pengesahan APBD, dana aspirasi, alokasi pokir yang tidak sah. Sebagian besar titik rawan ini berhubungan dengan pelaksanaan fungsi legislatif.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Tak Sampaikan Hasil Pemeriksaan Ajudan Lili, KPK Dituding Munafik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum juga menyampaikan hasil pemeriksaan ajudan Wakil Ketua K
berita-headline

Viral

Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rajin Kasih Uang ke Robin, Ini Alasannya

Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari punya alasan sendiri terkait pemberian uang kepada
berita-headline

Viral

KPK Perpanjang Penahanan Azis Syamsuddin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan tersangka mantan Wakil Ketua DPR
berita-headline

Viral

KPK Janji Pelajari Vonis eks Kadis Lampung Selatan

Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengatakan pihaknya akan mempelajari
berita-headline

Viral

Pelajari Fakta Sidang, KPK Dalami Peran PT GMP Sampai Panin

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan pihaknya terus mencermati fakta-