https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   28 September 2021 - 07:48 wib

Marak Keluarga Manusia Silver, Pendekatan Kriminalitas Bukan Solusi

Viral
berita-headline

(ist)

Keterlibatan anak bayi 8 bulan oleh ibu kandungnya sebagai 'Bayi Silver' di Tangerang Selatan mendapat perhatian dari Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak. 

Menurut Arist pelibatan bayi sebagai manusia silver bersama ibunya sebagai alat untuk mendapatkan uang dari masyarakat  merupakan bentuk kekerasan terhadap anak dan kejahatan kemanusiaan dan merendahkan martabat anak. Pelibatan bayi silver telah mencoreng wajah pemerintahan kota Tangsel.

Ia menuturkan seolah-olah pemerintahan Tangsel dan masyarakat tak mampu menjawab masalah sosial baru,  apa itu karena pandemi covid 19 atau karena masalah kemiskinana yang tak teratasi..

"Oleh sebab itu,  Munculnya badai sosial baru ini harus dihentikan dan dicari jalan keluar atau solusi yang bsrprikemanusiaan, Komnas Perlindungan Anak meminta Salpol PP atai Dinas Sosial Kota Tangsel menanggalkan pendekatan atau penyelesaian melaui pendekatan kriminal,"  jelas Arist dalam keterangannya kepada INILAHCOM, Senin (27/09).

Arist  Merdeka turut mengajak pemerintahan Tangsel untuk melakukan pendekatan kemanusissn.

Meningkatnya melibatan anak, balita dan ibu sebagai Keluarga Silver telah menjadi fenomena yang memprihatinkan dan  telah menjadi masalah sosial baru di Indonesia.

Depok dan di kota-kota lain ditemukan banyak anak selain  anak menjadi dan hidup sebagai ANJAL, Pemulung dan pengemis jalanan saat ini telah banyak  muncul masalah sosial bari.

Di Kota Depok saja data terkonfirmasi di temukan 200 manusia Silver yang melibatkan anak Balita, Bayi dan ibu.

Dari data yang dikumpulkan dari berbagai sumber manusia silver, ada banyak bermunculan manusia silver di Depok disebabkan  merebaknya pandemi  Covid 19. Dimana banyak anggota masyarakat Depok yang semula berprofesi sebagai pemulung, sopir angkot dan pedagang kaki lima terpaksa berpindah profesi sebagai keluarga Manusia Silver.. 

Menurut Amir Hamza (3) asal Medan biaya untuk mencat tubuh berwarna Silver dalam satu keluarga Manusia Silver diakui membutuhkan dana Rp100 ribu untuk membeli serbuk Silver termasuk minyak goreng atau handbody sebagai campurannya untuk dioleskan dalam seluruh tubuh.

 "Saya, dan kedua anak dan istri saya setelah melumuri silver,  saya mewajibkan setiap wajah keluarga termasuk anak dan istri saya di beri tanda garis merah  diwwajah agar masyarakat  mengetahui dan mengenalinya bahwa manusia Silver bergaris merah atau Keluarga Manusia Silver adalah masyarakat pencari nafkah bukan pelaku krimimal seperti yang dikenal masyarakat selama ini", demikian Amir Hamza menjelaskan dan menyampaikan harapannya kepada Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak.

Dari informasi, data dan keterangan, harapan dari keluarga Manusia Silver,  Komnas Perlindungan Anak mengajak pemerintah khusus pemerintahan Tangsel dan Kota Depok dan pemerintahan kota-kota lainnya di Indonesia agar tidak melakukan pendekatan kriminalitas untuk menyelesaikannya.

Masalah sosial Kesejahteraan baru ini harus dicari solusi melalui pendekatan kemanusiaan dan akar masalah yang menjadi penyebabnya.

Kemudian dengan maraknya masalah kesejahteraan  sosial baru dan demi kepentingan terbaik anak ini pemerintah wajib mengalokasikan dan diakonia sosial serta pelayanan sosial kemanusiaan yang cukup memadai.

"Pendekatan Kriminalitas bukan solusi tetapi justru menambah meningkatnya masalah sosial baru anak dan keluarga," imbuh Arist Merdeka.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Paradoks Pendidikan dan Pandemi di Perkotaan

Efek pandemi telah menghantam banyak pihak, tetapi golongan miskin yang paling banyak mendapat be
berita-headline

Kanal

Gerombolan Seksual Terhadap Anak Terulang, KPAI Desak Polisi Usut Tuntas

Kejahatan seksual bergerombol terhadap anak (gengRAPE) di Medan terus terulang, dan jumlahnya jug
berita-headline

Inersia

Ramai Meski Dilarang, Cari Uang ala Manusia Silver

Selama beberapa hari terakhir, fenomena manusia silver ramai jadi pembahasan sampai viral. Marakn