https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   28 September 2021 - 16:19 wib

7 Fraksi Penolak Interpelasi Laporkan Ketua DPRD DKI ke Badan Kehormatan

Tujuh fraksi DPRD DKI Jakarta penolak interpelasi Formula E resmi melaporkan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi ke Badan Kehormatan (BK), Selasa (28/9/2021).

Ketujuh fraksi itu adalah Fraksi Gerindra, PKS, Golkar, Nasdem, Demokrat, PAN, dan PKB-PPP.

"Seizin pimpinan tadi kami dari tujuh fraksi, empat wakil ketua dan tujuh ketua fraksi telah menyampaikan apa yang menjadi hak anggota Dewan terhadap ketentuan atau aturan main yang berlaku di lembaga negara terhormat ini, yaitu apa yang tertuang di dalam tatib DPRD DKI Jakarta," kata Ketua Fraksi Partai Golkar Basri Baco di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (28/9/2021).

Pelaporan Prasetio menyusul dugaan adanya pelanggaran administrsi terkait undangan rapat Badan Musyawarah (Bamus) pada penjadwalan Rapat Paripurna Interpelasi Formula E.

"Kami menduga ada pelanggaran administrasi terkait undangan Bamus dan pelaksanaan Paripurna yang tadi digelar, sehingga secara ketentuan maka BK lah tempat kita untuk menyampaikan," ujar Basri seraya menyebut BK akan memproses pelaporan tersebut sesingkat-singkatnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan, bukti adanya pelanggaran administrasi yaitu berupa surat undangan rapat Bamus kemarin yang tidak menyertakan agenda pembahasan interpelasi.

"Juga surat undangan Bamus yang dibikin setelah rapat Bamus berjalan mengenai agenda interpelasi, dan surat undangan hari ini yang tanpa paraf wakil ketua DPRD," kata Taufik.

Ketua BK Achmad Nawawi menyampaikan bahwa pihaknya sudah menerima laporan tertulis yang sudah ditandatangani oleh ketujuh fraksi tersebut.

"Badan kehormatan dipercayakan untuk menjaga kehormatan dan marwah kita anggota Dewan, kami Insya Allah akan melakukan tindak lanjut laporan kawan-kawan itu," kata Achmad Nawawi.

Rapat paripurna DPRD DKI terkait interpelasi untuk ajang Formula E yang dijadwalkan berlangsung hari ini akhirnya harus ditunda karena tidak memenuhi kuorum.

Rapat tersebut hanya dihadiri oleh 31 anggota dewan, terdiri dari 25 anggota Fraksi PDI Pejuangan dan enam anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dua partai yang selama ini gencar menggaungkan hak interpelasi Formula E.


Komentar (1)

komentar terkini

berita-profile
2 pekan lalu
Mochammad Wahyudin :
moment internasional,harus awalnya di formula E.dan ditahun tersebut 2022 ,dunia melihat event ini berlangsung ,setelahnya event sirkuit mandalika,lombok ntt.melihat indonesia di formula E dan arena mandalika.

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Interpelasi Anies, Agenda Colongan?

Wakil ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik bersama tujuh fraksi lainnya menolak dan tidak menandatanga
berita-headline

Viral

Ini Alasan Arena Formula E Jakarta Digeser dari Monas

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraks Nasdem, Jupiter SE, menyebut pindahnya arena balap Formula E dari
berita-headline

Viral

Interpelasi Gubernur Anies Layu Sebelum Berkembang

Hari ini, Selasa, 28 September 2021, DPRD DKI Jakarta menggelar ra
berita-headline

Viral

Digoyang Formula E, Gubernur Anies Tak Perlu Ciut Interpelasi PDIP dan PSI

Menghadapi manuver politik PDIP dan PSI terkait hak interpelasi Formula E di DPRD DKI, Gubernur A
berita-headline

Viral

DPRD DKI Tunda Rapat Paripurna Interpelasi Formula E

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menunda rapat paripurna interpelasi terkait Formula E